Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jelang Idul Adha, IPB University Lepas 609 Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan dan Daging Kurban

Dede Supriadi • Rabu, 4 Juni 2025 | 19:23 WIB
SIMBOLIS: Plh. Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, bersama Dekan SKHB, drh. Amrozi melepas 609 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban di Aula Transformasi SKHB IPB, Rabu (4/6).
SIMBOLIS: Plh. Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, bersama Dekan SKHB, drh. Amrozi melepas 609 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban di Aula Transformasi SKHB IPB, Rabu (4/6).

RADAR BOGOR - Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University melepas 609 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban di Aula Transformasi SKHB IPB, Rabu (4/6/2025).

Adapun, pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban dari IPB itu dilakukan untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H.

Dekan SKHB IPB University, drh. Amrozi mengatakan, kegiatan ini menunjukkan komitmennya mengabdi kepada masyarakat dan mendukung pelaksanaan kurban yang sehat, aman, dan berkualitas.

Tahun ini, sebanyak 609 orang petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban telah disiapkan, terdiri atas 66 dosen dan tenaga kependidikan, serta 543 mahasiswa dari berbagai jenjang (sarjana kedokteran hewan, pendidikan profesi dokter hewan, dan pascasarjana).

Amrozi menjelaskan, para petugas akan ditempatkan di wilayah Provinsi DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, serta area dengan permintaan khusus.

Total kebutuhan pemeriksa tahun ini mencapai 543 orang, mencerminkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kompetensi SKHB IPB University.

Kegiatan pengiriman pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat rutin tahunan terbesar yang dilakukan oleh sivitas SKHB IPB University.

Tahun lalu, petugas dari SKHB telah membantu pengawasan pelaksanaan kurban di 342 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), yang tersebar di 127 DKM di Kabupaten Bogor, 92 DKM di Kota Bogor, 64 DKM di Kota Depok, dan 59 DKM di Provinsi DKI Jakarta.

Selama pemeriksaan tahun lalu, petugas menemukan sejumlah temuan penting terkait kesehatan hewan dan keamanan pangan.

Pemeriksaan ante-mortem mencatat 21 kasus Lumpy Skin Disease (LSD) dan gangguan fisik ringan pada hewan kurban seperti keluarnya leleran hidung, pincang, adanya nodul kulit, demam, diare, dan orf pada domba.

Selain itu, ditemukan juga 3 kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yakni 2 di Kabupaten Bogor dan 1 di Kota Depok.

Sementara itu, dalam pemeriksaan post-mortem, petugas paling sering menemukan adanya investasi cacing hati/fasciolosis (115/169 kelainan post-mortem), selain kelainan post-mortem lain seperti temuan hemoragi, pneumonia, antrakosis, dan bercak merah pada paru-paru.

Dalam rangka menjaga Indonesia sehat dan mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Lumpy Skin Disease (LSD), serta potensi penyakit zoonotik lainnya, seluruh petugas telah mendapatkan pembekalan intensif melalui kuliah dan praktikum yang dilaksanakan pada 17, 24, 30, dan 31 Mei 2025.

Materi mencakup kesejahteraan hewan kurban, pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem, serta penanganan daging kurban yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat luas, SKHB berkolaborasi dengan Agrianita SKHB dan 13 fakultas/sekolah di IPB University lainnya menyelenggarakan Webinar Kurban pada Senin, 2 Juni 2025 dengan tema

“Penanganan Hewan Kurban dan Pengelolaan Daging yang ASUH”. Webinar ini menghadirkan pakar daging dan kesehatan hewan seperti Denny Widaya Lukman, dan Supratikno serta dibuka oleh Ketua Agrianita IPB, Retna Widayawati, SP.

Petugas akan mulai diberangkatkan pada tanggal 5 atau 6 Juni 2025, sesuai dengan jadwal dinas di masing-masing wilayah.

Dengan semangat pengabdian dan profesionalitas, SKHB IPB University berharap para petugas dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung penyelenggaraan ibadah kurban yang sehat, halal, berkah, serta tidak menjadi ajang penularan penyakit.

Kehadiran mereka di lapangan diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memastikan proses kurban berlangsung sesuai kaidah kesehatan hewan dan keamanan pangan.

Sementara itu, Plh. Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, secara simbolis melepas petugas kepada perwakilan dosen dan mahasiswa.(ded)

Editor : Alpin.
#petugas kesehatan hewan #idul adha #ipb university