RADAR BOGOR - Wakil Ketua Umum (Waketum) Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bogor, Muhammad Al Farissy mengambil formulir pendaftaran Calon Ketua Umum (Caketum) Hipmi Kota Bogor pada Selasa (10/6/2025).
Tak sendirian, ia mendatangi Panitia Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI di Sekretariat BPC Hipmi Kota Bogor Kalaras Coffee bersama puluhan anggota Hipmi Kota Bogor.
Al Farissy mengatakan, pengambilan formulir itu menjadi tahap awal langkahnya dalam pendaftaran diri sebagai Calon Ketua BPC Hipmi Kota Bogor periode 2025-2028.
Selanjutnya ia akan mempersiapkan segala persyaratan yang mesti dipenuhi.
"Alasan saya maju di Hipmi Kota Bogor karena ingin memajukan organisasi ini serta berkontribusi kepada masyarakat. Saya berniat untuk menciptakan 1.000 pengusaha baru," terang Al Farissy.
Ia berencana akan menghadrikan berbagai program saat terpilih menjadi Ketua BPC Hipmi.
Salah satunya yakni program yang dapat membantu para pengusaha serta pelaku UMKM sehingga lebih berkembang dari segi bisnis.
Ia berencana mengembalikan formulir pendaftaran tersebut paling lama 17 Juni 2025.
Dirinya masih akan berdiskusi dengan timnya terkait waktu pengembalian formulir tersebut.
"Melihat kondisi terkini, dukungan dari rekan-rekan. Saya percaya 90 persen suara nanti saat muscab di pihak kami," terang pria yang juga merupakan Dosen Serkolah Vokasi IPB University tersebut.
Sementara itu, Ketua Tim Sukses Al Farissy, Dodi Irwan Suparno menuturkan, dirinya yakin dan percaya bahwa Caketumnya adalah orang yang paling layak saat ini menduduki Ketum BPC HIPMI Kota Bogor.
"Kami mendapat dukungan yang luar biasa baik dari anggota, voter, pemerintah, juga dari beberapa unsur mahasiswa. Karena Hipmi ini tidak hanya kami sendiri, tapi juga ada hubungannya dengan pemerintah, UMKM dan juga dengan mahasiswa atau calon pengusaha baru," tegasnya.
Dia mengajak siapapun yang akan maju dalam pencalonan tersebut dapat maju bersama untuk kebaikan.
Dodi menyerukan tagline yang diusung pihaknya yakni 'bertanding untuk bersanding'. (Fat)
Editor : Alpin.