Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Temukan Permukiman Warga di Bawah Jembatan MA Salmun Kota Bogor, Jenal Mutaqin: Akan Kami Relokasi ke Rusun

Reka Faturachman • Jumat, 13 Juni 2025 | 12:59 WIB
Kawasan kumuh di bawah Jembatan MA Salmun, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Kawasan kumuh di bawah Jembatan MA Salmun, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin memergoki adanya permukiman warga yang terbangun di bawah Jembatan MA Salmun, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah.

Hal itu ditemukannya saat menggelar kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di bilangan MA Salmun pada Jumat (13/6/2025) pagi.

Jenal menilai permukiman di bawah Jembatan MA Salmun tersebut sangat membahayakan warga yang tinggal di dalamnya.

Lokasinya yang berada di bantaran Sungai Cisadane membuat permukiman tersebut rawan tersapu banjir.

Ia juga melihat permukiman tersebut menimbulkan kesan kotor dan kumuh. Sebagian besar bangunan yang ada di kawasan tersebut memang didominasi bangunan semi permanen berbahan dasar seng dan bambu.

"Ini dipastikan tidak punya sertifikat. Kami juga belum tahu apakah mereka warga Kota Bogor atau bukan. Saya perintahkan Camat untuk segera untuk mengeceknya," ujar Jenal kepada Radar Bogor.

Ia pun berencana merelokasi warga yang tinggal di permukiman bawah Jembatan MA Salmun itu ke rusun secara gratis. Langkah ini disebutnya juga telah diterapkan untuk warga di Kelurahan Kebon Kalapa.

Langkah ini akan dimulainya dengan mengirimkan surat terlebih dahulu kepada warga yang tinggal di kawasan tersebut. "Kami yakin ketika dibiarkan, mereka merasa seolah olah sah dan legal," ucap Jenal

Penanganan kawasan kumuh menjadi salah satu target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dalam rencana tersebut mereka melarang dan akan menertibkan rumah warga di bantaran Sungai Ciliwung dan Cisadane. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #permukiman warga #MA Salmun