Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bingung Pilih Sekda, Wali Kota Bogor Dedie Rachim: Saya Harus Istikharah Dulu

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 13 Juni 2025 | 21:29 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat memberikan keterangan usai mewawancarai tiga calon Sekda Kota Bogor di Balai Kota, Jumat (13/6/2025).
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat memberikan keterangan usai mewawancarai tiga calon Sekda Kota Bogor di Balai Kota, Jumat (13/6/2025).

RADAR BOGOR – Proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor memasuki tahap akhir. Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengaku kesulitan menentukan pilihan di antara tiga calon kuat yang telah mengikuti proses wawancara pada Jumat (13/6/2025).

"Baru saja saya melaksanakan interview kepada tiga calon Sekda Kota Bogor yang sudah lolos proses asesmen dan saya harus jujur saya agak kesulitan memilih," ujar Dedie usai wawancara di Balai Kota Bogor.

Ketiga nama yang masuk final seleksi Sekda tersebut adalah Deni Mulyadi (Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah/BKAD), Eko Prabowo (Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat/Aspemkesra), serta Sri Nowo Retno (Kepala Dinas Kesehatan/Dinkes) Kota Bogor.

Mereka telah melalui proses asesmen yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin. Ketiganya dinilai memiliki pengalaman panjang serta memenuhi seluruh kriteria untuk menjabat sebagai Sekda.

“Tentu beliau-beliau ini pengalamannya tidak perlu diragukan lagi. Semuanya punya semangat dan determinasi tinggi untuk memajukan Kota Bogor,” kata Dedie.

Karena ketiganya dinilai layak, Dedie menyebut perlu waktu untuk merangkum hasil wawancara dan melakukan diskusi internal. Ia bahkan menyempatkan diri untuk berdoa meminta petunjuk melalui istikharah.

“Saya butuh waktu satu sampai dua hari ke depan. Kalau bisa sebelum hari Senin (16/6/2025) sudah saya umumkan. Tapi saya juga perlu istikharah, agar yakin siapa yang paling tepat,” ungkapnya.

Motivasi menjadi Sekda menjadi salah satu pertanyaan utama yang diajukan Dedie dalam sesi wawancara tersebut. Namun yang paling penting komitmen untuk mendukung pemerintahannya hingga akhir periode.

“Saya tanya motivasi mereka. Rata-rata menjawab ingin memberikan pengabdian terbaik dan mendukung pemerintahan saya bersama Kang Jenal sampai 2030,” terangnya.

Meski belum menyebutkan siapa yang akan dipilih, Dedie memastikan proses ini belum sepenuhnya selesai karena masih ada tahapan administratif yang harus dilalui sebelum pelantikan.

“Saya akan umumkan secepatnya setelah diskusi dan rekap dilakukan. Setelah itu baru bisa dilanjutkan ke proses pelantikan. Tapi untuk waktunya, saya belum bisa pastikan,” tutupnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #Dedie Rachim #sekda