RADAR BOGOR - Demo sopir truk di berbagai daerah pada Kamis (19/6/2025) berdampak pada harga dan stok bahan pokok di Kota Bogor.
Tidak adanya pengiriman, membuat stok bahan pokok menjadi terbatas. Harga cabai dan bawang merah di pasar pun mengalami kenaikan.
Seperti yang terjadi di Pasar Kebon Kembang Blok A-B. Seorang pedagang, Deni menyebut demo sopir truk membuat harga bahan pokok cabai pada Jumat (20/6/2025) naik hingga 60 persen.
"Tadi saya belanja cabai di Pasar Induk Teknik Umum (TU) Kemang harganya Rp50 ribu per kilogram, padahal kemarin hanya Rp20 ribu per Kg," ujarnya kepada Radar Bogor.
Kondisi ini pun turut berdampak pada harga jual cabai keriting di kiosnya yang awalnya Rp55 ribu per Kg menjadi Rp60 ribu Kg.
Sementara itu, untuk harga bahan pokok cabai rawit yang awalnya Rp60 ribu per Kg menjadi Rp80 ribu per Kg.
Selain kenaikan harga, demo sopir truk juga membuat stok bahan pokok berkurang. Kondisi ini diamini pedagang lain, Mul.
Ia menyebut stok bahan pokok seperti cabai, kentang, bawang menjadi terbatas. Di kiosnya, harga bawang melonjak dari Rp37 ribu per Kg menjadi Rp45 ribu per Kg.
"Itu karena demo sopir truk. Jadi tidak ada pengiriman ke sini. Akhirnya stoknya tidak banyak," jelasnya.
Ya, Kemarin ribuan sopir truk menggelar aksi unjuk rasa di berbagai daerah secara serentak. Mereka menolak Revisi Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Nomor 22 Tahun 2009.
Karena dinilai akan mengancam kesejahteraan sopir. Demo terpantau terjadi di wilayah Bandung, Trenggalek, dan Surabaya. (fat)
Editor : Yosep Awaludin