Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kota Bogor Terus Gencarkan Kampanye Antikorupsi, Libatkan ASN hingga Warga

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 25 Juni 2025 | 19:34 WIB
Launching hasil survei penilaian integritas antikorupsi. Pemkot sendiri tertinggi kedua di Jawa Barat sehingga sempat mendapatkan penghargaan dari KPK.
Launching hasil survei penilaian integritas antikorupsi. Pemkot sendiri tertinggi kedua di Jawa Barat sehingga sempat mendapatkan penghargaan dari KPK.

RADAR BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui berbagai strategi berbasis sistem dan partisipasi publik.

Salah satunya dengan menggencarkan kampanye antikorupsi yang menyasar seluruh perangkat daerah dan masyarakat sebagai penerima layanan.

“Tidak ada satu pun dinas di Kota Bogor yang tidak punya risiko korupsi,” tegas Jimmy Hutapea, Inspektur Pembantu Khusus Kota Bogor, Rabu 25 Juni 2025.

Menurutnya, seluruh dinas mengelola anggaran, melakukan pengadaan barang dan jasa, serta memberikan pelayanan—yang semuanya merupakan titik rawan korupsi.

Karena itu, kata Jimmy, Pemkot Bogor mendorong setiap perangkat daerah untuk melakukan identifikasi, pengukuran, dan analisis risiko korupsi.

“Setelah itu harus disusun rencana tindak pengendalian di masing-masing dinas,” jelasnya.

Langkah tersebut merupakan bagian dari program pencegahan korupsi terintegrasi yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yaitu Monitoring Centre for Prevention (MCP).

Program ini menuntut perbaikan tata kelola di delapan area, seperti perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang/jasa, hingga pelayanan publik dan pengelolaan pendapatan.

Inspektorat Kota Bogor juga melibatkan warga secara aktif melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) dari KPK.

Saat ini, data penerima layanan dari dinas-dinas tengah dikumpulkan untuk dijadikan responden survei.

“Nanti masyarakat akan ditanya langsung oleh KPK—apakah pernah diminta biaya saat mengurus layanan, atau pernah mendengar praktik pungli,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pemkot Bogor telah mengimplementasikan sistem Manajemen Anti Penyuapan berbasis ISO sebagai bagian dari standar antikorupsi institusional.

Ini bagian dari memastikan program berjalan dengan baik khususnya di internal Inspektorat.

“Kami sudah bersertifikasi ISO. Penyuapan itu kan bentuk dari korupsi juga,” ujar Jimmy.

Pada tahun 2024, Kota Bogor mencatat skor 77,54 dalam SPI dan menjadi kota dengan nilai integritas tertinggi kedua di Jawa Barat. Meski begitu, Pemkot tak mau berpuas diri. Target tahun depan: skor 80.

“Artinya makin sedikit masyarakat yang merasakan atau mendengar praktik korupsi di lingkungan Pemkot. Kami ingin tingkat kepercayaan publik semakin tinggi,” pungkas Jimmy.

Menurutnya, konsistensi peningkatan nilai integritas tak lepas dari pembangunan budaya antikorupsi di kalangan ASN.

Mereka secara rutin melakukan diseminasi, sosialisasi, dan pemetaan risiko setiap tahun. "Titik-titik yang masih lemah kami evaluasi dan perbaiki,” tandasnya. (uma)

Ketua Pengprov FPTI NTB Hamdan Kasim membuka Kejurda Panjat Tebing NTB 2025.
Ketua Pengprov FPTI NTB Hamdan Kasim membuka Kejurda Panjat Tebing NTB 2025.
Editor : Alpin.
#kota bogor #asn #kampanye antikorupsi #pemkot bogor