RADAR BOGOR - Pemkot Bogor berencana bakal mengurangi jumlah penerima bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH tahun depan.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan pihaknya ke depan akan lebih mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas dalam memberikan bantuan RTLH tersebut.
"Pada periode sebelumnya saya bersama Kang Bima memberikan bantuan RTLH kepada 5.000 keluarga per tahun dengan nilai bantuan Rp8-10 juta. Namun sepertinya ke depan akan menjadi 2.000 keluarga saja per tahun," ujarnya kepada Radar Bogor.
Meski jumlah rumah yang diperbaiki dikurangi, Dedie berjanji akan menambah nominal bantuan yang diberikan menjadi jauh lebih besar yakni senilai Rp25-30 juta.
Ia berharap dengan begitu perbaikan pada RTLH menjadi lebih optimal dan tuntas. Meliputi pencahayaan, pembangunan jamban, hingga septictank komunal.
Tujuannya supaya perbaikannya benar-benar beres dan sesuai standar sehat yang harus dipenuhi.
"Tidak cuma kamar dan ruang tamunya yang baik, tapi juga jamban dan septictanknya. Jadi walaupun tinggal di pemukiman padat, namun tetap sehat," terang Dedie.
Dirinya berharap bantuan yang diberikan ini bisa mengurangi beban masyarakat dan memotivasi mereka untuk biaa hidup lebih baik. (fat)
Editor : Yosep Awaludin