Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Menyambut Tahun Baru Hijriah Dengan Empat Amalan

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 26 Juni 2025 | 16:36 WIB
Wakil Ketua MUI Kota Bogor, Madropi
Wakil Ketua MUI Kota Bogor, Madropi

RADAR BOGOR - Silih bergantinya waktu dari detik ke - menit, menit ke - jam, jam ke - hari, hari ke -minggu, minggu ke - bulan, bulan ke - tahun mengingatkan kita semua akan datangnya 1 Muharram 1447 H tahun barunya umat Islam.

Ada 4 amalan yang harus dillakukan jika ingin Tahun Baru Hijriah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya:

1. Jadikan 1 Muharram Tahun Baru Hijriah sebagai bentuk syukur atas anughrah yang Allah berikan.

Allah SWT telah memberikan pada manusia karunia nikmat yang tidak terhitung jumlahnya, dimulai dari nikmat kecil seperti detaknya jantung yang tidak berhenti berdetak, mengalirnya darah melalui pembuluh-pembuluh darah dengan kecepatan tertentu, mengedip, buang angin, menghirup oksigen dan lainnya.

Belum lagi nikmat sehat dan Panjang umur, sehingga kita bisa merasakan nikmat makan dan minum sampai nikmat yang paling besar berupa nikmat Iman dan Islam. Firman Allah.

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. (Q.S. an-Nahl 18)

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras (Q.S. Ibrahim 7)

2. Jadikan 1 Muharram Tahun Baru Hijriah sebagai titik awal hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Rasulullah SAW beserta para shahabat hijrah dari kota Makah ke Madinah, karena menghadapi tantangan kehidupan yang sanget berat, bukan hanya ancaman tapi juga pembunuhan.

Setelah di Madinah beliau menjadikan titik awal menuju kehidupan yang lebih baik dengan menjadikannya Madidah sebagai kota Madinatul munawaroh.

Begitu pula hendaknya, apabila kita mengalami kesulitan dalam hidup, kita hijrah pada tempat lain, yang dapat mengubah pada kehidupan yang lebih baik, hijrah juga meninggalkan yang buruk kepada kehidupan yang baik, atau yang tadinya baik kepada yang lebih baik.

Firman Allah:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman serta orang-orang yang berhijrah dan berjihad) di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (al-Baqoroh 218)

3. Jadikan 1 Muharram Tahun Baru Hijriah sebagai sarana Muhasabah

Syaidina Umar r.a berkata:

“Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah untuk hari besar ditampakkannya amal”

Ini mengingatkan pada kita semua, untuk menghitung amal yang telah kita perbuat, sebelum kita di perhitungkan dihadapan Allah SWT.

Apakah hidup kita lebih banyak kebaikannya atau sebaliknya, waktu hidup yang Allah berikan apakah lebih banyak kita lakukan untuk kebaikan, beribadah, atau sebaliknya banyak terbuang sia-sia.

Bagaimanakah kalau saat ini kita dipanggil sang pencipta Allah SWT.

Apakah kita sudah siap ? Prof. DR. Hamka dalam tafsirnya al-Azhar Ketika mengomentari Q.S. Al Hasyar 18

“Hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok”.

Yang dimaksud dengan hari Esok, bukan hanya persiapa untuk kehipan masa depan didunia saja, melainkan persiapan untuk kehidupan kelak di akherat.

4. Jadikan 1 Muharram Tahun Baru Hijriah menjadi manusia yang paling baik amal kebaikannya

Allah SWT menciptakan manusia dimuka bumi memiliki maksud dan tujuan, Salah satu tujuannya adalah untuk menguji manusia siapa diantara manusia yang paling baik amak perbuatannya, Firman Allah:

“Allah yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya”.(Q.S. al-Mulk 2). Sekiranya Allah berkehendak untuk menjadikan manusia bersatu, bagi Allah adalah mudah, tetapi Allah menghendaki agar hidup manusia senantiasa Fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan)

Mudah-mudahan Allah SWT menjadikan 1 muharram Tahun Baru Hijriah, menjadi tahun yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Amin ya Allah ya robbal a’lamin. (*)

Drs. Madropi, M.Pd

Wakil Ketua MUI Kota Bogor

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #muharram #tahun baru hijriah