RADAR BOGOR — Persiapan Kirab Festival Merah Putih (FMP) 2025 mulai dilakukan, salah satunya ditandai dengan proses penjahitan bendera merah putih sepanjang 200 meter yang akan menjadi salah satu ikon utama acara tersebut.
Pantauan Radar Bogor pada Sabtu, 28 Juni 2025, penjahit lokal asal Bogor Sahrul Mu’minin, mulai mengerjakan bendera raksasa yang akan dibentangkan di area strategis selama pelaksanaan FMP 2025. Pria yang akrab disapa Mu’min itu mengaku telah beberapa kali dilibatkan dalam event tahunan ini.
“Hingga saat ini baru bendera merah putih dan beberapa kain untuk Lawang Salapan yang sedang dijahit. Untuk bendera panjang 200 meter ini, kemungkinan selesai dalam waktu satu minggu,” ujar Mu’min saat ditemui di tempat kerjanya, Jalan Raya Bogor, Kedunghalang, Bogor Utara.
Untuk keperluan ornamen di kawasan Lawang Salapan, ia menyebutkan akan menjahit sejumlah kain yang digunakan sebagai hiasan tiang-tiang di area tersebut. Pengerjaan juga diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu minggu.
Mu’min mengungkapkan tantangan utama dalam menjahit bendera raksasa adalah ukuran kain yang lebar. Itu membuatnya membutuhkan bantuan dari rekan penjahit lainnya.
“Kesulitannya karena kainnya gede, jadi harus dibantu bareng, tapi ini bagian dari semangat kami menyambut FMP 2025,” jelasnya.
Ia berharap gelaran FMP tahun ini bisa berjalan lebih meriah dan sukses dibanding tahun-tahun sebelumnya. Festival Merah Putih tahun ini akan digelar selama 31 hari penuh di bulan Agustus dan menjadi perayaan satu dekade.(uma)