RADAR BOGOR – Bogor menjadi salah satu nama daerah kabupaten/kota di Jawa Barat yang memiliki cukup banyak julukan mulai dari julukan Kota Hujan hingga julukan sebagai Kota Angkot.
Dijuluki sebagai Kota Hujan, asal-usul sejarah penamaan Bogor ternyata sungguh unik.
Masih banyak yang belum tahu bahwa nama Bogor diambil dari sebuah pohon.
Saat ini, Bogor terdiri dari Kota dengan wilayah atas 6 kecamatan dan Kabupaten terdiri dari 40 kecamatan.
Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah penting di Jawa Barat dengan potensi ekonomi yang kian meningkat.
Hal tersebut disebabkan oleh berbagai sektor wisata di Bogor yang berkembang pesat.
Namun, adakah yang tahu kenapa daerah tersebut dinamakan Bogor?
Asal-usul sejarah penamaan Bogor ini memiliki berbagai versi.
Ada empat kata yang menjadi asal mula penamaan Bogor, salah satunya berasal dari sebuah pohon dan memiliki makna yang mendalam.
Berikut ini Radar Bogor telah merangkum sejarah asal-usul nama Bogor yang dilansir dari bpbd.bogorkab.go.id:
1. Buitenzorg
Asal-usul sejarah nama Bogor yang pertama diambil dari kata Buitenzorg yang berarti keluar dari kesibukan, tenang, aman, dan tenteram.
Nama Buitenzorg sendiri merupakan nama resmi Bogor pada masa penjajahan Belanda.
Nama Buitenzorg diambil dari nama rumah persinggahan yang diberikan oleh Gubernur Jenderal Belanda bernama G.W. Baron pada tahun 1745.
Namun, nama Buitenzorg sebagai asal-usul nama Bogor harus gugur lantaran sudah ada permukiman seperti Kampung Bantarjati, Kampung Sempur, dan kampung lainnya ketika rumah persinggahan itu dibangun.
2. Baghar/Baqar
Nama Bogor yang saat ini digunakan ternyata juga berasal dari bahasa Arab Baghar/Baqar yang berarti sapi.
Jika dilihat dari kata tersebut, berarti Bogor berdiri setelah bangsa Arab bermukim di Bogor.
Namun, orang Arab yang bermukim di Bogor baru dimulai pada abad ke-19 sehingga menggugurkan teori bahwa Bogor berasal dari kata Baghar/Baqar.
3. Bakor
Ada pula yang berpendapat bahwa asal-usul nama Bogor sendiri berasal dari kata Bakor.
Bakor diketahui memiliki arti bakul logam, seperti kuningan, nikel, tembaga, perak, dan sebagainya.
4. Bokor
Bokor menjadi asal-usul nama Bogor yang dianggap paling masuk akal dibanding sebelumnya.
Kata bokor memiliki arti tunggul, yakni sisa tebangan dari pohon kawung atau nira.
Hal tersebut lantaran Bogor merupakan habitat dari pohon kawung atau nira.
Tak heran jika beberapa daerah di kawasan Bogor menggunakan kata kawung, contohnya Kawungluwuk, Cikawung, dan Bantar Kawung.
Kata Bogor sendiri memiliki arti tunggul pohon kawung atau nira ini ternyata memiliki makna yang mendalam.
Kayu ini, jika dijadikan sebagai bahan untuk membuat rumah, kekuatannya bisa bertahan hingga puluhan tahun.
Jika kayu tunggul kawung ini dibakar, meskipun apinya kecil, tetap dapat hidup lama atau dikenal bersifat ngelun.
Tak hanya itu, makna kata Bogor yang berarti tunggul kawung juga jadi gambaran bahwa orang Bogor tidak mudah terprovokasi, tetap adem-ayem dan aman.***
Editor : Eli Kustiyawati