RADAR BOGOR - Tingkat keamanan di Pasar Kebon Kembang bakal diperketat. Hal ini menyusul adanya insiden kebakaran di pasar tersebut pada beberapa waktu lalu.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin meminta adanya penguatan keamanan dengan penambahan jumlah personel keamanan di Pasar Kebon Kembang.
Pasalnya, pasca kebakaran banyak akses jalan masuk ke area Pasar Kebon Kembang yang dikhawatirkan pedagang dapat dimanfaatkan untuk aksi pencurian. Ditambah kondisi pasar gelap karena belum teraliri listrik.
“Dari tujuh anggota keamanan, saya minta ditambah menjadi 12 orang untuk berjaga pada malam hari. Bahkan kalau perlu meminta bantuan penjagaan dari OPD,” tutur Jenal usai mendatangi Blok B Pasar Kebon Kembang, Senin 30 Juni 2025.
Jenal menyebut PLN akan melakukan survei untuk memastikan apakah bisa menggunakan aliran listrik sementara.
Karena pasca kebakaran listrik di Pasar Kebon Kembang Blok B mati dan harus mengambil aliran dari blok lain.
Dirinya juga akan berkomunikasi dengan Polresta Bogor Kota, mengenai identifikasi pasca kebakaran.
Ia bakal menggelar rapat khusus dengan pihak kepolisian untuk memperbarui informasi tersebut.
Terakhir, Perumda Pasar Pakuan Jaya menawarkan relokasi sementara kepada pedagang Pasar Kebon Kembang yang terdampak ke Blok A dan Blok F.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya sementara untuk penanganan pasca kebakaran.
“Sekarang sedang dilakukan pembenahan dan penelusuran kabel-kabel listrik bersama tim teknik. Mudah-mudahan secepatnya bisa kami selesaikan,” terang Jenal. (fat)
Editor : Yosep Awaludin