Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kembangkan Pertanian Modern, Polbangtan Bogor Siap Jalankan Proyek Kerja Sama dengan Taiwan Mulai Januari 2026

Yosep Awaludin • Selasa, 8 Juli 2025 | 11:44 WIB
Polbangtan Bogor siap menjalankan proyek kerjasama dengan Taiwan di 2026
Polbangtan Bogor siap menjalankan proyek kerjasama dengan Taiwan di 2026

RADAR BOGOR - Politeknik Pembangunan Pertanian juga dikenal sebagai Polbangtan Bogor, bersiap untuk memulai proyek kerja sama dengan Taiwan pada Januari 2026.

Proyek kerjasama Polbangtan Bogor dengan Taiwan ini bertujuan untuk mengembangkan pertanian modern dengan menerapkan teknologi terbaru, sistem agribisnis terpadu, dan memberikan dukungan kepada petani lokal di Jawa Barat.

Yoyon Haryanto, Direktur Polbangtan Bogor, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya membantu petani tetapi juga memberi mahasiswa pertanian kesempatan untuk belajar.

“Dengan teknologi dari Taiwan, mahasiswa kami akan terlibat secara aktif dalam proyek ini sebagai petani muda masa depan. Mereka akan belajar langsung tentang agribisnis modern, mulai dari produksi hingga pemasaran,” katanya.

Tujuan kerja sama ini adalah untuk membuat prosedur operasi standar (SOP) dari lahan hingga pemasaran yang mencakup produksi, distribusi, dan pengemasan, sehingga dapat menyelesaikan masalah utama yang dihadapi petani Bogor.

Menyediakan harga beli yang adil, pinjaman modal, pendampingan teknis, dan promosi produk ke supermarket karena harga jual rendah, akses pasar terbatas, dan kurangnya pengetahuan teknis dan modal.

Taiwan Tawarkan Teknologi Baru

Selain itu, Taiwan akan menawarkan teknologi baru seperti mesin pengemasan modern, rantai pendingin dan sensor suhu.

Rencananya, penjualan uji coba melalui pasar konvensional akan dimulai pada awal 2026, dan area uji coba teknologi akan dikenalkan di fasilitas pembangunan Polbangtan Bogor.

Mahasiswa dan petani muda di wilayah tersebut akan terlibat sebagai pelaksana dan penerima transfer ilmu. Packing House akan menggunakan area yang ada di Polbangtan tanpa membangun bangunan baru.

"Kami akan membangun tim khusus untuk kerja sama ini, mulai dari tahap awal komunikasi hingga implementasi penuh. Ini tentang membentuk sistem yang menghubungkan petani secara langsung dengan supermarket," kata Yoyon.

Andi Amran Sulaiman, menteri pertanian, menyambut inisiatif ini sebagai bukti nyata modernisasi sektor pertanian. Partnership ini menunjukkan bagaimana pendidikan vokasi dapat membantu pertanian maju.

"Mahasiswa Polbangtan Bogor menggunakan teknologi canggih untuk belajar teori dan praktik lapangan. Kami ingin menghasilkan petani muda yang inovatif dan kompetitif secara global," ujarnya.

Idha Widi Arsanti, Kepala BPPSDMP Kementan, menekankan betapa pentingnya membangun model agribisnis berkelanjutan. "Proyek ini akan menjadi model unik di Jawa Barat yang tidak ditemukan di tempat lain," tuturnya.

Dia menyatakan bahwa siswa yang terlibat akan lulus sebagai petani muda yang memiliki bekal kuat untuk berwirausaha dan membangun sistem pertanian modern.

Diharapkan bahwa proyek ini akan menghasilkan produk pertanian berkualitas tinggi yang disertifikasi organik dan halal. 

Kemudian model agribisnis yang menguntungkan petani dan menarik minat generasi muda dan sistem terpadu yang akan menghubungkan pasar modern, perguruan tinggi, dan petani.

Untuk mematangkan rencana, tahap awal saat ini difokuskan pada penyusunan strategi, pembentukan tim kerja sama, dan mengadakan beberapa pertemuan kecil. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Polbangtan Bogor #taiwan #kerja sama