Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Belajar Jurnalisme Kreatif di Era Digital Bareng Radar Bogor! Berita Gak Cuma Viral, Tapi Berkualitas

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 9 Juli 2025 | 10:57 WIB
Kegiatan Barak Jurnalistik di Graha Pena Radar Bogor, Rabu 9 Juli 2025
Kegiatan Barak Jurnalistik di Graha Pena Radar Bogor, Rabu 9 Juli 2025

RADAR BOGOR – Puluhan peserta dari berbagai kalangan antusias mengikuti kegiatan Barak Jurnalistik yang digelar Radar Bogor di Graha pena, Rabu 9 Juli 2025. 

Mengangkat tema "Jurnalisme Kreatif di Era Digital”, acara ini dirancang Radar Bogor untuk memperkenalkan dunia jurnalistik secara langsung kepada publik.

Para peserta Barak Jurnalistik Radar Bogor ini berasal dari latar belakang beragam, pelajar, mahasiswa, guru, dosen, hingga pegiat media sosial dan praktisi humas.

Direktur Radar Bogor, Nihrawati, menyampaikan pentingnya memahami perbedaan antara jurnalis dan konten kreator.

Menurutnya, jurnalisme bukan sekadar membuat konten yang menarik, tetapi juga memastikan kebenaran informasi sebelum disampaikan ke publik.

“Konten kreator bisa membuat hal viral, tapi belum tentu benar. Jurnalis harus memastikan informasi sudah dikonfirmasi, berimbang, dan sesuai fakta,” tegasnya.

Berita Harus Punya Daya Tarik

Ia juga menambahkan, dalam perkembangan terbaru, prinsip jurnalistik yang dikenal sebagai 5W + 1H kini bertambah menjadi 6W + 1H. Penambahan ini seiring perkembangan zaman dan teknologi.

“W yang terakhir adalah 'Wow'! Karena berita juga harus punya daya tarik, supaya bisa menjangkau lebih luas,” ucapnya.

Kegiatan Barak Jurnalistik Ini pun diharapkan bisa menjadi wadah edukasi sekaligus ajang kolaborasi warga Bogor dalam menyampaikan informasi secara bertanggung jawab di era digital.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Radar Bogor, Ricky Noor Rachman, menjelaskan transformasi yang terus dilakukan Radar Bogor sejak pertama kali terbit pada 2 November 1998.

“Kami sudah berusia 27 tahun, dan terus bertransformasi. Saat ini Radar Bogor bergerak di tiga platform sekaligus: media cetak, media online, dan media sosial,” jelasnya.

Ia menyebut strategi ini sebagai trisula jurnalistik yang tajam di tiga ujungnya. Informasi mendalam di koran, kecepatan di media online, serta kreativitas di media sosial.

Ricky pun membuka peluang kolaborasi antara Radar Bogor dan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menyebarluaskan informasi yang faktual dan membangun.

“Kami ingin tumbuh bersama dengan publik. Jurnalisme tidak boleh elitis. Maka dari itu, Radar Bogor membuka pintu seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin belajar dan berkontribusi,” tandasnya.

Materi dalam kegiatan ini disampaikan langsung oleh dua pemimpin redaksi Radar Bogor, baik dari lini cetak maupun online, serta wakil pemimpin redaksi yang kini turut menangani pengelolaan konten media sosial Radar Bogor. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#jurnalistik #graha pena #radar bogor