RADAR BOGOR - Eksploitasi anak masih menjadi persoalan yang belum dapat teratasi di Kota Bogor.
Di sejumlah persimpangan masih banyak ditemui pengamen dan badut cilik yang meminta uang kepada pengendara.
Kondisi ini pula yang menjadi sorotan Forum Anak Kotw Bogor (Fanator) di agenda Audiensi Suara Anak Daerah (SAD) pada Kamis 10 Juli 2025.
Ketua Fanator, Radipta Azki Athaya mengatakan, dari survei dan data yang dihimpun, pihaknya menemukan banyak anak yang terpaksa turun ke jalan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
"Kondisi ini harus kami suarakan supaya semua pihak bisa peka dan peduli terhadap eksploitasi dan kasus-kasus kekerasan pada anak," ujarnya kepada Radar Bogor.
Ia pun meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kota Bogor bisa menindaklanjuti permasalahan ini sengan melakukan pengawasan yang intensif.
Radipta juga mendorong adanya pemberian perhatian dan edukasi khusus bagi para anak jalanan sehingga masa depannya bisa terjamin lewat pendidikan yabg diberika .
"Kami harap Pemkog Bogor bisa memberikan edukasi khusus atau menyediakan tempat yang aman dan nyaman untuk anak-anak tersebut serta menjamin pendidikannya," tegas Radipta.(fat)