Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rayakan Hari Anak Nasional, AAI 2025 Gaungkan Cinta Alam dan Keberagaman di Mall BTM Kota Bogor

Muhamad Rifki Fauzan • Minggu, 20 Juli 2025 | 13:48 WIB
Puluhan anak-anak mengenakan baju adat Nusantara saat mengikuti peringatan Hari Anak Nasional 2025 dengan tema "Aku Anak Indonesia yang diselenggarakan Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra.
Puluhan anak-anak mengenakan baju adat Nusantara saat mengikuti peringatan Hari Anak Nasional 2025 dengan tema "Aku Anak Indonesia yang diselenggarakan Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra.

RADAR BOGOR – Menyambut Hari Anak Nasional, Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra menggelar kegiatan bertajuk Aku Anak Indonesia (AAI) 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Mall BTM, Kota Bogor, Minggu 20 Juli 2025, mengangkat tema cinta alam dan keberagaman nusantara.

AAI 2025 menghadirkan berbagai lomba dan pertunjukan seni anak seperti fashion show, mewarnai, melukis hingga pembacaan puisi.

Anak-anak dari berbagai latar belakang terlihat antusias menampilkan bakat mereka di panggung acara.

Ketua Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra, Herie Syahnilla Putra Siregar, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang harapan dan semangat masa depan.

Ia menyebut anak-anak adalah generasi penerus yang akan membawa masa depan bangsa ke arah yang lebih gemilang.

“Aku anak Indonesia adalah sebuah harapan kami membaca masa depan. Mereka adalah pemilik generasi masa depan yang penuh gemilang," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperkenalkan potensi bangsa dan pendidikan inklusif kepada anak-anak. Termasuk memastikan tak ada anak yang tertinggal dalam hal pendidikan.

“Bagaimana menjaga dan merawat untuk memberi kabar bahwa banyak potensi dan kekayaan yang kita miliki. Bagaimana kami membaca pendidikan inklusif untuk anak agar anak tidak ada lagi yang tertinggal tentang pendidikan," ucap Herie.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Herie menyebut acara ini menjadi pengingat pentingnya menjaga generasi penerus bangsa.

“Dalam rangkaian hari ini kami berterima kasih kepada para sponsor yang mendukung kegiatan ini. Dalam kegiatan ini alhamdulillah banyak yang mengingatkan kami tentang bagaimana pentingnya tentang menjaga generasi bangsa hari ini," tambahnya.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, pihaknya juga akan meluncurkan buku karya anak-anak. Peluncuran buku tersebut rencananya dilakukan pada bulan Agustus mendatang.

“Dan pada kesempatan ini kami juga akan meluncurkan buku karya anak-anak yang akan diluncurkan pada bulan Agustus," tutur Herie.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, yang turut hadir dalam kegiatan itu menyampaikan dukungannya terhadap pelibatan anak-anak dalam aktivitas kreatif.

Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mencetak generasi emas 2045.

“Mudah-mudahan dengan rangkaian ini tentu akan lebih diingat lagi bahwa kita punya tanggung jawab. Anak-anak Indonesia itu suatu saat harus jadi anak-anak Indonesia emas tahun 2045," ujar Dedie.

Ia menegaskan bahwa peran keluarga, terutama orang tua, sangat penting dalam membesarkan dan melindungi anak.

Dedie mengingatkan agar orang tua tidak hanya memiliki anak, tapi juga menjalankan tanggung jawab untuk menjadikan mereka anak yang cerdas dan berakhlak.

“Pesan saya terutama kepada orang tua. Jaga anak-anak kita dengan sebaik-baiknya, lindungi mereka dan pastikan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan mereka. Jadi pesan saya sudah sangat jelas, jangan cuma punya anaknya aja tapi tanggung jawabnya membesarkan mereka menjadikan mereka anak-anak yang cerdas, anak-anak yang pintar, anak-anak yang berakhlakul mulia," tuturnya.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini, seperti bahaya pergaulan bebas dan kecanduan gawai. Dedie mendorong agar anak-anak lebih aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

“Kemudian yang kedua, lindungi mereka karena di zaman sekarang banyak sekali risiko pergaulan, gadget, lingkungan yang tidak sehat. Selain mereka dididik, dijaga dan diberikan kesejahteraan, harus dilindungi dari tindakan kejahatan. Harus dipastikan bahwa mereka tidak keranjingan main games. Mereka," tegasnya.

Dedie turut mengapresiasi penampilan anak-anak dalam kegiatan tersebut.

Dia menyebut bahwa semangat anak-anak menjadi motivasi tersendiri untuk menjadikan Kota Bogor sebagai kota layak anak.

“Anak-anak itu kan selalu membuat kita merasa termotivasi. Bahwa Kota Bogor juga harus memberikan perlindungan dan memastikan Kota Bogor kota layak anak. Dan harus kita pertahankan status kita layak anak kita,harapannya dalam waktu yang tidak lama kita akan memperoleh predikat Utama," pungkasnya.(rp1)

Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Alpin.
#hari anak nasional #Mal BTM Bogor #Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra