RADAR BOGOR - Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi menegaskan pentingnya mendorong pelaku UMKM lokal agar terus meningkatkan kualitas produk, serta aktif mengikuti pameran sebagai upaya memperluas jangkauan pasar dan bersaing di kancah nasional.
Hal ini disampaikan Denny Mulyadi saat menghadiri gelaran Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025 yang diselenggarakan Dekranasda Jawa Barat di Trans Studio Mall, Kota Bandung beberapa waktu lalu.
Denny Mulyadi mengatakan, pameran ini merupakan ajang strategis untuk mendongkrak semangat para pelaku UMKM agar terus berinovasi dan meningkatkan daya saing produk yang dimilikinya.
Baca Juga: Update Terbaru Bansos Hari Ini, Cek Saldo BRI: Ada 5 Pencairan Bantuan PKH-BPNT hingga PIP Masuk Rekening
"Saya kira pameran ini sangat bagus ya bagi UMKM Kota Bogor. Mereka bisa mempromosikan produknya di stand ini dan ini bisa menjadi satu pemicu juga kepada UMKM yang lain untuk segera berlomba-lomba meningkatkan kualitas produknya, sehingga bisa dipromosikan di kancah nasional seperti ini," ungkapnya Senin 21 Juli 2025.
Bahkan, kata Denny Mulyadi produk-produk UMKM yang dipamerkan itu sangat luar biasa. Sehingga produk tersebut mampu berdaya saing dengan produk luar.
"Produk-produk ini sudah sangat bagus, tinggal bagaimana kita memasarkannya yang perlu kerja sama berbagai pihak agar bisa terjual lebih banyak," jelas dia.
Baca Juga: Respon Gubernur Jawa Barat Setelah Disebut Buang Badan Atas Tragedi di Syukuran Pernikahan Putranya, Dedi Mulyadi: Saya Tahunya Acara Itu Malam
Kemudian, penjaga stan pameran dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor Denis, membagikan antusiasme pengunjung terhadap produk-produk Kota Bogor.
Kata Denis, bahwa sejak hari pertama hingga hari kedua, penjualan aksesoris seperti bros dan kalung mendominasi transaksi.
"Kita membawa produk-produk UMKM berupa baju, tas, bros, kalung, dan aksesoris. Dari total hari kedua ini, banyak yang terjual itu bros dan kalung. Secara rupiah, kami telah meraup keuntungan kurang lebih Rp3 juta selama dua hari," ujar Denis.
Baca Juga: Update Bansos Triwulan 3 2025: Jadwal Lengkap, Nominal dan Cara Penyaluran BLT, PKH, BPNT, hingga Bantuan Beras
Dia juga menyampaikan, ada beberapa produk yang menarik perhatian para pelanggan, seperti tas dan baju, hingga para pelanggan meminta nomor pengrajin untuk bisa menghubunginya secara pribadi dan membuat barang custom sesuai dengan permintaan pelanggan.
"Dengan adanya PKJB ini ya, saya merasa UMKM di Kota Bogor terbantu untuk dipromosikan lebih baik lagi. Mudah-mudahan hal ini dapat membantu pemasaran UMKM di Kota Bogor," pungkasnya. (rp2)