RADAR BOGOR – Pusat Kesehatan Jiwa Nasional (PKJN) Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr. H. Marzoeki Mahdi (RSJMM) Bogor kembali menegaskan transformasi layanannya sebagai rumah sakit kesehatan jiwa modern.
Tak lagi semata sebagai rumah sakit yang menangani gangguan jiwa berat, PKJN Marzoeki Mahdi Bogor kini menghadirkan layanan komprehensif kesehatan mental dan fisik.
Pernyataan itu disampaikan dalam forum konsultasi publik, yang digelar PKJN RSJMM Bogor di Aula Heritage Golf Field, Kamis (24/7/2025). Kegiatan ini menjadi ajang dialog antara rumah sakit dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Direktur Perawatan dan Medik PKJN RSJMM, dr. Rahmi Handayani, Sp.KJ., MARS mengatakan, mereka terus meluruskan persepsi masyarakat tentang rumah sakit jiwa ini.
“Pelayanan kami tidak terbatas pada pengobatan saja, tapi juga menyangkut aspek psikososial, kognitif, rehabilitasi, serta dukungan terhadap fungsi sosial, pekerjaan, hingga pendidikan pasien,” jelasnya.
Menurut dr. Rahmi, PKJN RSJMM kini juga menyediakan berbagai layanan medis umum, seperti kebidanan, anak, gizi, hingga bedah. Transformasi ini menjadikan RSJMM sebagai pusat layanan kesehatan mental yang terpadu dan inklusif.
Sejumlah layanan unggulan turut menjadi bagian dari pengembangan rumah sakit, seperti klinik memori, terapi Transcranial Magnetic Stimulation (TMS), biofeedback, Klinik Memori Senter (KMS), hingga rehabilitasi psikososial yang mendukung pemulihan fungsi pasien secara menyeluruh.
“Layanan ini juga didukung oleh kolaborasi dengan institusi pendidikan, termasuk rencana pengajaran klinis bagi mahasiswa kedokteran. Kami berharap rencana ini bisa terealisasi tahun depan,” tambahnya.
Asisten Manajer Pelayanan Medik PKJN RSJMM, dr. Amelia Ulfah, menambahkan RSJMM melayani seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pasien kelas III hingga eksekutif. Layanan kesehatannya pun setiap tahun selalu ditingkatkan kualitasnya.
“Kami memiliki dokter spesialis dan subspesialis, serta fasilitas rawat inap dan rawat jalan dengan berbagai poli yang dilengkapi alat dan tenaga profesional,” katanya.
Beberapa layanan non-psikiatri yang tersedia antara lain poli anak, kebidanan, jantung, paru, gigi, patologi klinik, hingga rehabilitasi medik. Sementara untuk layanan psikiatri, tersedia subspesialisasi seperti psikiatri anak dan remaja, adiksi, serta geriatri.
PKJN RSJMM juga menghadirkan Asesmen Center yang menyediakan layanan medical check-up, psikologi, forensik, hingga vaksin internasional. Fasilitas gawat darurat pun terbagi dua, untuk pasien psikiatri dan non-psikiatri.
Dalam era digital, PKJN RSJMM turut menyediakan layanan telekonsultasi bagi pasien yang tidak dapat hadir langsung. Meski demikian, obat-obatan psikiatri tetap harus diberikan secara langsung di fasilitas kesehatan, sesuai regulasi yang berlaku.
“PKJN RSJMM juga menjalin kerja sama dengan institusi sosial dan pendidikan, serta menyediakan layanan psikiatri komunitas dan ruang konsultasi aman untuk anak dan remaja,” lanjut dr. Amelia.
Forum publik ini menjadi ruang terbuka untuk mengenalkan lebih dalam layanan PKJN RSJMM sekaligus menjaring masukan dari masyarakat. Seluruh saran dan kritik akan menjadi bahan perbaikan demi peningkatan mutu layanan kesehatan jiwa yang lebih inklusif, modern, dan humanis.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga