Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lewat Kegiatan Edu Fun Day, Masyarakat Desa Mulyaharja Bogor Dapat Ilmu Pariwisata dari Mahasiswa Magister Politeknik Sahid Jakarta

Yosep Awaludin • Senin, 28 Juli 2025 | 08:41 WIB
Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Program Magister Politeknik Sahid di Desa Mulyaharja, Bogor
Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Program Magister Politeknik Sahid di Desa Mulyaharja, Bogor

RADAR BOGOR - Mahasiswa Program Magister Politeknik Sahid Angkatan III Jakarta, mengadakan kegiatan Edu Fun Day bersama masyarakat Kampung Mulyaharja, Kota Bogor.

Para Mahasiswa Politeknik Sahid menerapkan pengetahuan mereka tentang pariwisata di dunia nyata melalui kegiatan ini, yang merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Pengabdian masyarakat mahasiswa Program Magister Politeknik Sahid merupakan salah satu komponen penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Kampung Mulyaharja memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif dan berkelanjutan dengan agro eduwisata organiknya. Daerah ini memiliki lahan pertanian organik yang unik, yang dapat menarik wisatawan.

Fokus kegiatan pada tanggal 17 Juli 2025 di Kampung Mulyaharja adalah materi tentang Pemandu Wisata, Paket Wisata, Media Sosial, dan Kuliner.

Para mahasiswa, yang sebagian besar adalah orang yang bekerja di industri hotel dan pariwisata, mulai dari General Manager, Manajer, hingga staf, bertindak sebagai fasilitator dan pembicara.

Serta membagikan pengetahuan secara interaktif dan menyenangkan sehingga orang lain dapat memahami dan menerapkannya dengan mudah.

Dalam program Edu Fun Day, siswa mengajarkan masyarakat dasar tentang cara menjadi pemandu wisata yang menarik, komunikatif, dan informatif. Pelatihan ini mencakup teknik komunikasi dan standar pelayanan wisatawan.

Masyarakat dididik tentang cara membuat paket wisata menarik dan sesuai dengan karakter desa untuk meningkatkan daya tarik wisatawan.

Pelatihan siswa tentang pengelolaan media sosial menjadi sangat penting di era internet saat ini. Oleh karena itu, mereka akan diajarkan bagaimana memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan wisata desa.

Dalam materi terakhir, makanan, siswa diberi pelatihan untuk meningkatkan potensi kuliner lokal, mengajarkan cara mengemasan dan memasarkan makanan khas desa agar lebih dikenal oleh wisatawan.

Masyarakat Kampung Mulyaharja sangat terlibat dalam pelatihan ini dan menerima contoh dan praktik langsung dari berbagai materi yang telah mereka pelajari.

Untuk memastikan bahwa masyarakat terlibat dalam setiap fase kegiatan ini, mereka harus memahami dengan benar dan dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut di masa mendatang.

Secara keseluruhan, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat Kampung Mulyaharja menjadi lebih baik dalam mengembangkan Agro Eduwisata Organik Mulyaharja.

Secara khusus, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kuliner, membuat paket wisata yang menarik, mempromosikan paket wisata melalui media sosial, dan menjadi pemandu wisata yang berpengalaman.

Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat untuk mengelola wisata. Pengembangan wisata yang berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

Kegiatan ini memberikan mahasiswa pengalaman langsung dalam menerapkan teori dan berinteraksi dengan masyarakat.

Tanggapan masyarakat terhadap kegiatan Edu Fun Day sangat positif. Mereka merasa mendapatkan manfaat besar dari pelatihan yang diberikan, dan mereka berharap dapat terus meningkatkan potensi wisata Kampung Mulyaharja.

Salah satu masalah yang dihadapi selama kegiatan adalah keterbatasan waktu untuk pelatihan lebih lanjut dan kebutuhan akan dukungan terus menerus untuk implementasi.

Solusinya adalah dengan melanjutkan pendampingan dan evaluasi berkala. Tingkat pendampingan harus ditingkatkan dan lebih banyak pihak harus terlibat dalam pengembangan wisata.

Untuk meningkatkan dampak pemberdayaan masyarakat, lokasi penelitian atau pengembangan harus memperluas kegiatan serupa ke desa lain dengan potensi wisata.

Selama kegiatan ini, mahasiswa Politeknik Sahid Angkatan III berhasil menerapkan teori pariwisata ke dunia nyata dan berkontribusi positif kepada masyarakat Kampung Mulyaharja.

Di masa depan, kegiatan seperti ini diharapkan menjadi contoh bagaimana pendidikan tinggi dan pengembangan desa wisata bekerja sama. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Politeknik Sahid #bogor #mulyaharja