RADAR BOGOR – Sejak 2013, seorang pemuda bernama Giri Marhara atau akrab disapa Hara mengabdikan diri secara sukarela menjaga kebersihan Danau Situ Gede, salah satu danau alami yang masih tersisa di Kota Bogor.
Selama 12 tahun, ia konsisten mengumpulkan sampah dari kawasan Danau Situ Gede dan sampai saat ini tercatat sampah yang telah diangkut mencapai 2.856,01 kilogram atau 2.8 ton.
Tak hanya bekerja sendiri, Hara membentuk tim kecil bernama The Sanitizers yang turut membersihkan danau dan membuat water barrier. Rumahnya juga dijadikan tempat pemilahan sampah, tempat ia memilah dan mencatat hasil bersih-bersih hariannya.
“Hari ini saya cukup senang dan lega karena akhirnya bisa menyampaikan permasalahan kritis di Danau Situ Gede kepada pihak-pihak yang relevan,” ungkap Hara.
Ia mengungkapkan langkah krusial selanjutnya yakni menyambungkan kembali jalur pengangkutan sampah yang sempat terputus sekaligus berharap Situ Gede bisa kembali menjadi kebanggaan warga Bogor dengan pengelolaan yang lebih kolaboratif.
“Upaya-upaya yang saya dan teman-teman lakukan ini bersifat mandiri, tapi kami ingin terhubung dan bersinergi dengan pemerintah,” pungkasnya.
Perjuangan Hara akhirnya mendapatkan perhatian dari Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang secara langsung meninjau kondisi Danau Situ Gede pada Selasa, 29 Juli 2025. Kunjungan Dedie Rachim tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi Hara dalam menjaga lingkungan.
“Kami ingin memberikan apresiasi pada seorang pemuda bernama Hara ya, dia sudah berjuang membersihkan Situ Gede dan tentu perjuangan ini harusnya mendapatkan dukungan dari kita semua,” ujar Dedie.
Dedie menyebut aksi Hara sebagai bentuk inspirasi nyata yang mengingatkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga lingkungan, terlebih di kawasan wisata seperti Situ Gede.
Wali kota juga mengunjungi rumah Hara yang dijadikan tempat pemilahan sampah, sebagai bentuk dukungan moral dan institusional.
“Hara ini sudah mengumpulkan sampah secara mandiri, dari pagi sampai sore, hujan, panas, dia terus bekerja, tapi kalau dibiarkan sendiri, semangat itu bisa pudar, nah dengan kehadiran kita ini, kita ingin memberikan semangat,” ungkap Dedie Rachim.
Wali kota pun mengintruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk ikut terlibat dalam membangun sistem penanganan sampah terpadu di kawasan Situ Gede dan menekankan pentingnya menjaga Situ Gede sebagai aset wisata air yang langka di Kota Bogor.
"Situ Gede ini permata atau emas, kalau kotor siapa yang mau datang ke sini? Kita harus jaga supaya ke depan Situ Gede jadi tujuan wisata yang membanggakan,” tegasnya.(uma)
Editor : Eka Rahmawati