RADAR BOGOR - Fasilitas bermain anak di Taman Heulang Kota Bogor yang sempat rusak, kini sudah bisa berfungsi kembali.
Pemerintah Kota Bogor telah melakukan perbaikan terhadap fasilitas di Taman Heulang, Jumat, 1 Agustus 2025 siang.
Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Devi Librianti menjelaskan perbaikan alat bermain menggunakan teknik sambung besi.
“Iya kami sambung lagi besinya, karena kalau hanya dilas saja itu tidak akan kuat, sekarang fasilitas tersebut sudah bisa berfungsi kembali,” ujar Devi kepada Radar Bogor.
Devi mengimbau kepada para pengunjung untuk dapat menggunakan fasilitas bermain sesuai dengan aturan, artinya orang-orang dewasa tidak boleh menggunakannya.
Bobot maksimal yang boleh menggunakan fasilitas bermain anak disebut Devi 50 kg, Orang tua pun diminta untuk tetap melakukan pengawasan kepada anak demi keselamatan saat bermain.
“Pakainya juga jangan kasar, terus juga harus dalam pengawasan orang tua, ini hanya pengawasan saja bukan naik, fasilitas bermain hanya untuk anak-anak,” ujar Devi, Jumat 1 Agustus 2025.
Langkah perbaikan pada fasilitas olahraga di Taman Heulang juga dijanjikan bakal dilakukan, tetapi Devi menjelaskan penanganannya berbeda sehingga ini belum bisa dilakukan pada pekan ini.
“Yang sudah patah-patah kami mau akalin sambung besi lagi mendekati baru deh insyaallah, kalau beli baru kan tidak efisien sayang, Minggu depan insyaallah selesai,” jelas Devi.
Ia pun meyampaikan permohonan maaf karena perbaikannya terhitung lambat sebab kata Devi menjelaskan keterbatasan personel menjadi pemicu utama perbaikan fasilitas taman serta perlu penyesuaian.
“Kami satu tim Sarpras itu hanya sepuluh terbagi dua, tim lampu dan tim pengelasan atau tim penambalan, jadi harus diputer rolling se-Kota Bogor, yang rusak bukan hanya di Taman Heulang, di Kaulinan itu sering juga,” ungkapnya.
Ke depan Devi memberikan garansi pengawasan termasuk fasilitas taman bakal lebih dioptimalkan dan pihaknya akan kembali menggenjot kinerja park ranger yang telah tersebar, salah satunya di Taman Heulang.
“Pengecekan rutin dilakukan oleh mereka (Park Ranger) dan akan mendata kemudian dilaporkan ke kami,” pungkasnya.(rp1)
Editor : Eka Rahmawati