RADAR BOGOR - Jalan R3 (Regional Ring Road) di Kelurahan Katulampa, Kota Bogor bakal dilengkapi fasilitas jembatan. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan pengguna jalan.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim membeberkan bentangan jembatan itu mencapai puluhan meter. Fasilitas ini diakui Dedie menjadi salah satu tantangan dalam proyek pembangunan Jalan R3.
“Jembatan dengan lebar 32 Meter dan bentangan lebih dari 60 meter di Jalan R3 itu butuh anggaran yang tidak sedikit,” kata Dedie pada awak media.
Dedie menerangkan pembangunan jembatan sudah masuk tahapan review Detail Engineering Design (DED).
Jika sudah rampung dokumennya, akan dibawa ke pemerintah pusat untuk dilakukan recomteck.
Upaya itu diharap dapat menggugah hati pemerintah pusat dalam menyokong anggaran. Sebab Dedie menerangkan pembangunan jembatan membutuhkan uang yang tidak sedikit.
“Siapa tahu pemerintah pusat juga bisa membiayai. Jadi pembiayaan jembatan kita usahakan. Tetapi seluruh proses administrasi kita selesaikan. Kita minta siapa tau dapat alokasi dari pemerintah pusat,” ujar Dedie.
Diinformasikan sebelumnya, progres pembangunan Jalan R3 ini sudah masuk tahap betonisasi. Pada tahun ini tahapan tersebut ditargetkan rampung hingga mencapai 350 meter.
Dedie menjelaskan betonisasi sepanjang ratusan meter itu dimulai dari Katulampa Buled hingga, Katulampa Ciliwung. Semua prosesnya diklaim Dedie masih on the track.
Dedie meyakini jika Jalan R3 ini rampung dibangun, dapat mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi. Khusunya di jalur-jalur ramai seperti Jalan Raya Tajur.
“Masyarakat yang datang dari wilayah Puncak tidak perlu ke SSA tapi bisa diurai ke sini (R3) sampai dengan Warung Jambu. Dari Warung Jambu mau ke Cibinong kan tinggal belok kanan,” jelas Dedie.
Orang nomor satu di Kota Bogor itu menegaskan bahwa pembangunan Jalan R3 ini menjadi kebutuhan mendesak. Sebab Dedie memandang ruas jalan tersebut dapat memudahkan mobilitas warganya.
“Dan Jalan R3 dapat menjadi inter koneksi antar jaringan jalan. Baik jalan nasional, jalan provinsi ataupun jalan kabupaten kota,” pungkasnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin