RADAR BOGOR – Suasana pagi di kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor, Jumat pagi 8 Agustus 2025, tampak berbeda dari biasanya.
Warga yang melintas di sekitar Tugu Kujang kompak berdiri tegap memberi hormat ke arah bendera Merah Putih.
Mereka berbaris rapi di trotoar sekitar Tugu Kujang, sebagian mengenakan pakaian olahraga, ada pula yang tengah berjalan santai menikmati udara pagi.
Begitu lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, seluruh aktivitas terhenti, menciptakan momen khidmat di tengah riuh lalu lintas kota.
Seorang warga yang sedang berlari Farel Febryan menuturkan, momen ini menjadi pengingat untuk menghormati jasa para pejuang kemerdekaan.
“Karena kita sebagai warga Indonesia ya, ada jiwa merah putih untuk menghormati leluhur yang sudah berjuang. Semoga jadi lebih baik lagi,” ujar Farel Febryan.
Aksi hormat bendera ini menjadi simbol persatuan dan wujud rasa cinta tanah air yang dilakukan secara spontan di ruang publik.
Upacara bendera di Tugu Kujang tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian Festival Merah Putih yang digelar selama sebulan penuh untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan.
Ketua Festival Merah Putih (FMP) menjelaskan, setiap kali bendera Merah Putih dikibarkan, seluruh kegiatan di kawasan Tugu Kujang, termasuk arus lalu lintas, dihentikan sementara.
“Ini kita mau memberikan penghormatan kepada Merah Putih yang diperjuangkan dengan nyawa dan pengorbanan para pahlawan,” kata Benyamin Mbooh.
Momentum sederhana namun sarat makna ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
Di sela kesibukan kota, warga Bogor membuktikan bahwa rasa hormat pada sang saka tetap hidup dan terjaga. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin