RADAR BOGOR - ICMI Organisasi Wilayah Khusus (Orwilsus) Bogor telah menyelenggarakan Silaturahmi Kerja Wilayah atau Silakwil Tahun 2025 yang berlangsung di Ruang Seminar Pascasarjana Fakultas Ekologi Manusia (FEMA), IPB University.
Kegiatan Silakwil ICMI Orwilsus Bogor Tahun 2025 yang bertajuk “Refleksi Insan Kamil: Merawat Perkaderan ICMI melalui Pengorganisasian dan Pemberdayaan Desa Menuju Indonesia Emas” itu merupakan momentum penting dalam memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja, hingga memperkuat peran strategis cendekiawan muslim dalam pembangunan masyarakat, khususnya daerah pedesaan.
Lebih dari 150 orang dari unsur pengurus Orwilsus, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Orda se Bogor Raya, dan Badan Otonom hadir dalam Silakwil Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwilsus Bogor 2025
Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Kerjasama Antar Lembaga, Priyo Budi Santoso membuka acara yang juga dihadiri jajaran pengurus MPP dan Dewan Pakar.
Priyo Budi Santoso pada kesempatan tersebut mengingatkan kembali tentang sejarah kelahiran ICMI dan peran pentingnya dalam perubahan tatanan politik nasional.
“Perubahan dan perkembangan politik di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari andil besar tokoh-tokoh ICMI di dalamnya yang senantiasa memberikan warna dan arah baru bagi reformasi politik nasional yang lebih baik,” ujar Priyo.
Hal senada disampaikan Ketua ICMI Orwilsus Bogor, Sofyan Sjaf, yang menekankan pentingnya refleksi insan kamil sebagai konsep pembentukan karakter kader ICMI.
Konsep insan kamil kata Sofyan Sjaf tak hanya menjadi wacana spiritualitas, tetapi harus terwujud dalam langkah-langkah nyata pengorganisasian dan pemberdayaan desa.
"Inilah bentuk kontribusi ICMI dalam membangun peradaban dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Sofyan.
Sofyan lalu menyampaikan alasan strategis mengapa ICMI harus aktif turun ke desa yang mana menurutnya, desa merupakan akar dari kekuatan bangsa dan menjadi masa depan Indonesia.
"Jika desa kuat, Indonesia pun akan kokoh, cendekiawan adalah mereka yang hadir di pojok-pojok desa, membersamai masyarakat dalam menyelesaikan persoalan dan mengembangkan potensinya,” jelas Guru Besar Sosiologi Pedesaan IPB tersebut.
Bahkan menurut Sofyan, ICMI desa hadir langsung di tengah masyarakat desa untuk mentransformasikan ilmu, nilai, dan gerakan pemberdayaan. Inilah medan jihad cendekiawan muslim sejati.
Di sisi lain, kegiatan Silakwil ICMI menjadi ruang konsolidasi dan koordinasi antara pengurus wilayah dengan Pengurus orda dan batom untuk bersinergi dalam menjalankan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.
Silakwil 2025 juga menegaskan komitmen ICMI dalam berkontribusi aktif pada pembangunan nasional melalui pengorganisasian dan pemberdayaan desa.
Maka dari itu program unggulan yang menjadi target utama dalam kepengurusan ICMI periode 2025-2027 ini yakni mewujudkan sistem pengkaderan ICMI yang kuat dan mampu melahirkan kader-kader umat dan bangsa yang berkontribusi aktif dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.
Editor : Eka Rahmawati