RADAR BOGOR – abar duka menyelimuti keluarga Agus Haris Mulyana (54), warga Kelurahan Rangga Mekar, RT 02/RW 12, Kecamatan Bogor Selatan.
Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor itu meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di TPAS Galuga, Senin 11 Agustus 2025 pagi.
Almarhum dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab dan penyayang.
Sepanjang hidupnya, ia selalu memprioritaskan kebahagiaan istri dan ketiga anaknya.
"Agus itu memang sosok kakak yang ngemong ke adik-adiknya dan sangat bertanggung jawab ke keluarga. Sifatnya benar-benar luar biasa untuk kami," ungkap Anwar Yadi, adik korban, kepada Radar Bogor.
Anwar kabar kepergian sang kaka didapatinya sekitar pukul 10.00 WIB.
Saat itu korban sudah berada di RS Leuwiliang. Sehari-hari, Agus bekerja sebagai operator alat berat di TPA Galuga dan biasa pulang ke rumah sore hari.
"Memang pekerjaannya di TPA Galuga setiap hari. Pulangnya sore, biasanya langsung berkumpul sama keluarga," ujar Anwar.
Korban meninggalkan tiga anak, masing-masing laki-laki, perempuan, dan laki-laki.
Anak pertama rencananya menikah Januari tahun depan, sedangkan anak kedua tengah magang di Vokasi IPB.
"Tadi malam sempat telpon, dia cuma ingatkan jangan sampai nggak datang pas anaknya nikah nanti Januari. Saya nggak kepikiran itu jadi telepon terakhir," tutur Anwar dengan suara bergetar.
Agus diangkat sebagai PNS pada 1997 dan sejak awal bertugas di Galuga. Karirinya dimulai dari penyiram jalan bekas lindungan sampah sebelum akhirnya beralih menjadi operator alat berat disana.
"Kami pasrah saja, ini sudah takdir. Semoga beliau husnul khotimah karena meninggal saat bekerja, jihad untuk keluarga," pungkasnya.(rp1)