RADAR BOGOR - Kisah Intan Permata Sari (15), seorang siswi SMP yang memiliki cita-cita menjadi polisi wanita (Polwan), menyentuh hati banyak orang.
Di tengah perjuangannya melawan obesitas dengan berat badan mencapai 140 kilogram, Intan mendapatkan kunjungan langsung dari Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Selasa 12 Agustus 2025 di kediamannya di Kampung Tanah Sewa, Kelurahan Ciparigi.
Perhatian Pemerintah Kota dan Bantuan Medis
Kondisi Intan ini terungkap setelah orang tuanya menyampaikan aduan melalui nomor yang disediakan Jenal Mutaqin.
Respons cepat pun diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Intan telah mendapatkan pemantauan dan pengobatan intensif.
"Berat badan intan telah turun tujuh kilogram," ucap Jenal Mutaqin.
Setelah Intan rutin menerima suntikan obat Ozempic setiap minggu di RSCM selama sebulan terakhir.
Jika pengobatan ini tidak memberikan hasil maksimal, tim medis telah menyiapkan alternatif lain berupa operasi yang biayanya akan ditanggung oleh APBD Kota Bogor.
Jalan Terus ke Sekolah dengan Home Schooling
Tak hanya dukungan medis, cita-cita Intan untuk melanjutkan pendidikan juga menjadi prioritas.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, berupaya keras agar Intan dapat terus belajar.
Mereka berencana menerapkan home schooling dan mencari komunitas atau tenaga pendidik yang bersedia menjadi donatur pendidikan gratis bagi Intan.
"Sampai saat ini, banyak yang telah serta akan memberi bantuan kepada Intan," tutur Jenal Mutaqin memberikan dukungan.
Imbauan untuk Pola Hidup Sehat
Kasus Intan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Bogor akan pentingnya menjaga kesehatan.
Jenal Mutaqin juga memberi himbauan kepada para orang tua agar lebih intensif mengontrol pola makan dan aktivitas fisik anak-anaknya.
"Pola makan juga aktivitas fisik harus selalu dijaga," imbuhnya.
Jenal menegaskan jika peran orang tua dan lingkungan sangat vital untuk mencegah dan mengatasi kasus obesitas.***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim