Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Penurunan Angka Stunting Jadi Fokus Utama, Pejabat di Kota Bogor Bakal Jadi Bapak Asuh

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:13 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Timur, dan Tanah Sareal. Penurunan angka stunting jadi fokus Pemkot Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Timur, dan Tanah Sareal. Penurunan angka stunting jadi fokus Pemkot Bogor.

RADAR BOGOR - Penurunan angka stunting tengah menjadi fokus Pemkot Bogor. Terbaru bakal hadir program bapak asuh untuk mewujudkan misi tersebut.

Rencana bapak asuh untuk menurunkan angka stunting itu diutarakan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Timur, dan Tanah Sareal, Rabu 13 Agustus 2025.

Jenal membeberkan program bapak asuh untuk mengintervensi angka stunting ini bakal melibatkan seluruh pejabat yang ada di lingkup Pemkot Bogor. Seperti kepala OPD, camat, lurah, dan wakil rakyat.

“Ke depan, setiap Bapak Asuh akan mengurus sekitar 15 anak stunting yang harus dikontrol setiap minggu," katanya.

"Semua dilakukan dengan sistem satu pintu agar bantuan, baik makanan maupun uang, dapat disalurkan sesuai kebutuhan spesifik setiap anak,” jelasnya.

Politikus Partai Gerindra itu turut menyampaikan progres kasus anak pengidap stunting di Kota Bogor. Jenal menyebut, dari 2.600 kasus kini menurun jadi 1.500 kasus.

Bagi Jenal progres ini sudah cukup baik. Dia pun turut mengapresiasi langkah TP PKK yang sudah konsisten untuk menurunkan angka stunting.

Ia juga mendorong PKK dan TPPS untuk melakukan kunjungan langsung ke keluarga yang memiliki anak stunting di wilayah masing-masing guna memastikan penanganan tepat sasaran.

“PKK harus mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di Kota Bogor,” ujarnya, dalam keterengan tertulis, Rabu 13 Agustus 2025.

Tidak hanya penurunan angka stunting, Jenal juga meminta kepada PKK untuk ikut andil memberantas anak putus sekolah.

Berdasarkan data yang dikantonginya saat ini masih afa 3.000 anak yang tidak melanjutkan pendidikan.

“Ini menjadi tanggung jawab pemerintah dan PKK untuk memastikan anak-anak mendapatkan haknya atas pendidikan,” pungkasnya. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#angka stunting #pemkot bogor #Bapak Asuh