RADAR BOGOR – Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, Dedie A Rachim menerima penghargaan Lencana Melati. Ini adalah tanda kehormatan tertinggi bagi anggota dewasa dalam Gerakan Pramuka.
Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, dalam upacara Ulang Janji di Bumi Perkemahan Cibubur, Rabu, 13 Agustus 2025.
Lencana Melati menjadi simbol pengakuan tertinggi bagi pengabdian luar biasa anggota dewasa yang dinilai memberikan jasa besar bagi perkembangan dan kemajuan kepramukaan di Indonesia. Tidak semua tokoh bisa mendapatkannya, sebab proses seleksinya melalui tahapan ketat dan penilaian mendalam oleh Kwarnas.
Dedie Rachim meraih penghargaan ini atas dedikasinya memajukan gerakan kepanduan di Kota Bogor. Selama memimpin Kwarcab, ia mendorong berbagai inovasi program pembinaan generasi muda, memperkuat kelembagaan, serta mengembangkan program sosial berbasis nilai-nilai kepramukaan.
Langkah tersebut dinilai mampu memperluas dampak positif Gerakan Pramuka, tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga masyarakat luas.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Kota Bogor yang telah bersama-sama berjuang membina generasi muda berkarakter, tangguh, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Dedie usai menerima Lencana Melati.
Dedie berharap, pencapaian ini menjadi penyemangat baru bagi Gerakan Pramuka di Kota Bogor. Ia menegaskan pentingnya peran Pramuka sebagai pendidikan nonformal yang mampu membentuk generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan siap memimpin.
“Semoga semangat ini bisa menular dan membuat Gerakan Pramuka di Kota Bogor semakin berprestasi, sekaligus menjadi teladan bagi daerah lain,” kata Dedie.
Ketua Kwarnas, Budi Waseso, mengingatkan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol. Menurutnya, Lencana Melati dan Lencana Darma Bakti membawa tanggung jawab moral besar yang harus diwujudkan dalam aksi nyata.
“Saya kira kepada penerima penghargaan tersebut, tanggung jawabnya adalah betul-betul berbakti dan melaksanakan kegiatan untuk mendorong Pramuka menjadi lebih baik. Termasuk melahirkan generasi muda bangsa ke depan yang lebih berkualitas,” tegas Budi.
Budi menambahkan, Lencana Melati diberikan kepada anggota dewasa, baik di dalam maupun di luar organisasi, yang terbukti memiliki jasa luar biasa di bidang kepramukaan. Sementara Lencana Darma Bakti diperuntukkan bagi tokoh yang memberikan kontribusi signifikan di tingkat daerah maupun nasional.
Selain Dedie Rachim, penerima Lencana Melati tahun ini antara lain Fatmawati Rusdi, Ketua Kwarcab Kota Makassar sekaligus Wakil Gubernur Sulawesi Selatan; Drs. H. Sachrudin, Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kota Tangerang sekaligus Wali Kota Tangerang; H. M. Nurhamid, Andalan Nasional Bidang Organisasi dan Hukum; Rr. Arini Yuniarti, S.T., Kepala Biro Keuangan Kwarnas; dan Agus Achmad Rifai, S.Pd., Pj. Kepala Biro Organisasi, Hukum, Perencanaan dan Pengembangan Kwarnas.
Sementara penerima Lencana Darma Bakti di antaranya Dr. Hj. Jihan Nurlela Chalim, Wakil Gubernur Lampung; H. Siti Husniah Talenrang, Bupati Goa; Fadly Amran, Wali Kota Padang; dan Ir. Yogo Wasono. Mereka dinilai memiliki kiprah dan sumbangsih luar biasa bagi Gerakan Pramuka di daerah masing-masing. (uma)
Editor : Eka Rahmawati