Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

VIO Optical Clinic Kota Bogor Gagas Permadani, Ajak Orang Tua Cegah Mata Minus Tinggi Anak

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 19:50 WIB
Dokter VIO Optical Clinic Bogor (dua dari kanan) saat menyampaikan tentang terapi Ortho-K.
Dokter VIO Optical Clinic Bogor (dua dari kanan) saat menyampaikan tentang terapi Ortho-K.

RADAR BOGOR – Gangguan penglihatan pada anak usia sekolah di Kota Bogor saat ini diklaim kian mengkhawatirkan, dari data VIO Optical Clinic mencatat 37 persen anak pernah memeriksakan mata dan lebih dari itu, 58 persen di antaranya baru diketahui memiliki mata minus tinggi saat pertama kali diperiksa.

Minus tinggi pada anak bukan sekadar soal ketebalan lensa kacamata, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi serius di masa depan, mulai dari retina robek hingga glaukoma, yang bisa menurunkan kualitas hidup.

Kondisi tersebut dialami Aira (13), remaja asal Bogor yang harus bergantung pada kacamata sejak SD, minusnya terus bertambah hingga mencapai -4,75 dengan silinder 3,75 di kedua mata. Kebiasaan menatap layar gawai terlalu lama selama pandemi COVID-19 dan hobi membaca buku tanpa jeda membuat matanya semakin bermasalah.

“Kalau di kelas sering buram lihat papan tulis, harus maju ke depan atau memicingkan mata biar jelas,” ungkapnya, Sabtu, 16 Agustus 2025.

Setelah menjalani pemeriksaan lengkap di VIO Optical Clinic, Aira disarankan mencoba terapi Ortho-K yang menggunakan lensa kontak khusus yang dipakai saat tidur. Lensa bekerja membentuk ulang kornea mata, sehingga saat bangun di pagi hari penglihatan menjadi jernih tanpa perlu kacamata.

Hasilnya cukup signifikan, dalam waktu sepekan, minus Aira berkurang hingga setengahnya yakni dari -4,75 turun menjadi -2,00, sedangkan silindernya menyusut dari 3,75 menjadi 1,50.

“Sekarang kalau belajar jauh lebih jelas. Aktivitas juga terasa lebih bebas karena nggak harus terus pakai kacamata,” jelasnya.

Cerita Aira menjadi pengingat deteksi dan penanganan dini dapat membawa perubahan besar, oleh karena itu, VIO Optical Clinic menggagas kampanye Permadani atau Periksa Mata dari Dini.

Program Permadani yang digagas VIO Optical Clinic mengajak orang tua untuk rutin memeriksakan mata anak bahkan sebelum muncul keluhan.

Menurut dr. Drasthya Zarisha, Sp.M, pemeriksaan sejak dini penting untuk mencegah risiko jangka panjang, dengan deteksi dini, mampu menekan perkembangan minus tinggi dan meminimalisir komplikasi.

“Periksa mata bukan hanya saat sudah kabur tapi sejak awal saat masih normal,” jelas dr. Drasthya.

Di klinik ini, pemeriksaan dilakukan melalui Vision Check Up Lengkap, mencakup serangkaian tes kesehatan mata.

Salah satu teknologi terbaru yang digunakan yakni MyoCheck Prediction, alat yang mampu mengukur panjang bola mata sekaligus memprediksi potensi kenaikan minus di masa depan.

Dengan teknologi ini, orang tua mendapat gambaran perkembangan penglihatan anak sekaligus langkah pencegahan yang perlu ditempuh dan hal ini penting terutama bagi anak dengan risiko tinggi seperti penggunaan gawai berlebih, kebiasaan membaca dalam jarak dekat, atau riwayat keluarga dengan minus tinggi.

Kehadiran Permadani diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Bogor dan pemeriksaan mata sejak dini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar generasi muda terhindar dari masalah penglihatan yang lebih serius di masa depan. (uma)

IVE
IVE
Editor : Eka Rahmawati
#bogor #VIO Optical Clinic #mata minus