Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siapkan Role Model Anak Muda, Festival Merah Putih Beri Penghargaan untuk 45 Generasi Emas yang Inspiratif

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 20 Agustus 2025 | 20:12 WIB
Rapat pleno penjurian Generasi Emas yang merupakan rangkaian kegiatan  Festival Merah Putih 2025.
Rapat pleno penjurian Generasi Emas yang merupakan rangkaian kegiatan Festival Merah Putih 2025.

RADAR BOGOR – Festival Merah Putih (FMP) 2025 kembali menghadirkan rangkaian kegiatan special di Kota Bogor.

Tahun ini, panitia menyiapkan penghargaan untuk 45 tokoh muda yang dinobatkan sebagai Generasi Emas Merah Putih.

Puluhan anak muda itu dipilih agar mampu menjadi inspirator dan teladan bagi generasi milenial dan Gen Z. Dengan begitu anak muda lain bisa termotivasi dan berkontribusi untuk Indonesia.

Proses penilaian Generasi Emas Merah Putih berlangsung di Ruang Rapat Yayasan Pakuan, Universitas Pakuan, Rabu 20 Agustus 2025.

Dalam rapat pleno tersebut hadir jajaran dewan juri bersama panitia Festival Merah Putih, dipimpin langsung oleh Koordinator Generasi Emas Merah Putih, Toto Sugiarto.

Menurut Toto, seleksi ini sudah melewati perjalanan panjang. Tahap pertama dilakukan melalui publikasi terbuka kepada masyarakat untuk menerima usulan nominasi.

Setelah itu, panitia melakukan verifikasi satu per satu usulan yang masuk. Kini, tahap ketiga adalah penentuan akhir siapa saja yang layak menjadi Generasi Emas Merah Putih.

“Yang kita lakukan hari ini adalah rapat pleno penentuan. Kami tidak bekerja sendiri, tapi berkolaborasi dengan TNI, Polri, Pemerintah Kota Bogor, Universitas Pakuan, juga media. Tujuannya supaya proses ini transparan, terbuka, dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Toto.

Sebanyak 45 nama yang terpilih akan diumumkan besok dan selanjutnya dipublikasikan secara masif sepanjang bulan Agustus, bertepatan dengan momentum Festival Merah Putih.

Publikasi tidak hanya melalui media mainstream, tetapi juga media sosial, videotron di sejumlah titik, hingga jaringan komunitas.

“Kami ingin informasi ini menjangkau luas, sehingga inspirasi dari para tokoh muda ini bisa dirasakan banyak orang,” tambah Toto.

Generasi Emas Merah Putih sendiri ditujukan bagi warga negara Indonesia berusia maksimal 35 tahun.

Menurut panitia, usia ini dianggap tepat karena dalam 20 tahun mendatang mereka masih berada pada usia produktif, sehingga dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

“Kita ingin membangun role model dari anak bangsa sendiri, bukan dari luar negeri. Itu penting supaya generasi muda kita punya teladan yang sesuai dengan karakter Indonesia,” jelas Toto.

Ketua Umum Festival Merah Putih 2025, Benyamin Mbooh, menegaskan program ini bukan sekadar seleksi biasa.

Lebih dari itu, inisiatif ini adalah upaya menyiapkan generasi muda untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kita menanam benih sekarang agar 20 tahun mendatang, saat Indonesia genap 100 tahun merdeka, mereka sudah siap memimpin dan memberi kontribusi. Dari Bogor, kita ingin menginspirasi seluruh Indonesia,” ujarnya.

Benyamin menambahkan, pada acara penutupan Festival Merah Putih nanti, sebagian dari 45 inspirator akan hadir langsung untuk menerima penghargaan simbolis berupa pin Generasi Emas Merah Putih.

Momentum ini diharapkan semakin memperkuat semangat nasionalisme sekaligus memberi motivasi kepada generasi muda lainnya.

“Harapan kami, program ini berkelanjutan, bukan hanya seremoni. Generasi Emas Merah Putih akan terus diberi ruang publikasi dan kesempatan berbicara di forum-forum Festival Merah Putih. Dengan begitu, inspirasi yang mereka bawa bisa menyebar ke seluruh pelosok negeri,” kata Benyamin.

Dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan cinta tanah air, Festival Merah Putih kembali membuktikan bahwa dari Bogor bisa lahir inspirasi besar untuk Indonesia. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #FMP 2025 #festival merah putih