Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tekan Angka Stunting, 50 Anggota DPRD Kota Bogor Diminta Jadi Bapak dan Ibu Asuh

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:52 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin bersama saat melakukan koordinasi lintas wilayah bersama Wakil Wali Kota Bandung, Erwin. Dalam koordinasi itu disampaikan program penanganan stunting.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin bersama saat melakukan koordinasi lintas wilayah bersama Wakil Wali Kota Bandung, Erwin. Dalam koordinasi itu disampaikan program penanganan stunting.

RADAR BOGOR – Upaya menekan angka stunting di Kota Bogor terus dimatangkan. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, melempar terobosan baru dengan menggandeng seluruh anggota DPRD Kota Bogor untuk ikut berperan sebagai bapak dan ibu asuh.

Program penurunan angka stunting itu disampaikan Jenal Mutaqin usai melakukan koordinasi lintas wilayah bersama Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, di Balai Kota Bandung, Rabu 20 Agustus 2025.

Pertemuan tersebut membahas strategi percepatan penanganan stunting dan peluang kerja sama antarkota.

“Ke depan, kami ingin mengajak 50 anggota DPRD Kota Bogor menjadi bapak asuh stunting. Ini bagian dari komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka stunting,” ujar Jenal yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kota Bogor.

Jenal menjelaskan, angka stunting di Kota Bogor memang menunjukkan tren penurunan. Namun, dari hasil evaluasi, masih ada sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait pola pemberian makanan tambahan.

“Pemberian makanan tambahan tidak cukup hanya telur, tapi harus dikombinasikan dengan sumber protein lain. Di sini juga diperlukan peran swasta untuk mendukung program tersebut,” kata dia.

Selain itu, Jenal menilai treatment sensitif dan spesifik juga menjadi prioritas yang tidak bisa diabaikan.

Oleh karena itu, ia ingin mempelajari bagaimana kemitraan yang dijalankan Pemkot Bandung dalam mendukung program stunting.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyambut baik diskusi tersebut. Menurutnya, isu stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga pembangunan lintas sektor yang membutuhkan kolaborasi banyak pihak.

“Tujuan kita sama, memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi emas Indonesia. Kolaborasi antar daerah seperti ini sangat penting,” ujar Erwin.

Dengan adanya komitmen bersama antara Bogor dan Bandung, keduanya optimistis target nasional penurunan prevalensi stunting bisa tercapai. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #stunting #Jenal Mutaqin