RADAR BOGOR - Aksi unjuk rasa yang berujung vandalisme di Balaikota Bogor terus berlanjut.
Jajaran Polresta Bogor Kota mulai melakukan pemeriksaan terhadap para saksi yang mengetahui aksi vandalisme tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi mengatakan ada 5 orang saksi yang saat ini tengan diperiksa guna mengusut aksi vandalisme.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang dilayangkan oleh TACB Kota Bogor tadi malam.
“Untuk saksi yang dipanggil hari ini baru lima orang. Nanti mungkin ada progres selanjutnya. Mereka yang melihat dan berada di lokasi,” kata Kompol Aji.
Terkait siapa yang dilaporkan, Kompol Aji enggan berbicara banyak kepada awak media. Dia hanya menyebut bahwa terduga pelaku aksi vandalisme masih tahap penyidikan atau profiling.
“Kami masih profiling untuk pelaku atau dugaan dugaannya. Nanti kami lihat dulu hasil profilingnya,” beber Kompol Aji pada Radar Bogor Jumat 22 Agustus 2025.
Diinformasikan sebelumnya, aksi vandalisme ini mencuat saat kelompok mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan Balaikota Bogor, Kamis 21 Agustus 2025 kemarin. Mereka menuntut dua hal yang saat ini tengah diperbncangkan.
Pertama Pemerintah Kota Bogor diminta bertanggung jawab atas tragedi TPAS Galuga yang merenggut nyawa. Bagi mereka insiden itu bukan hanya persoalan teknis tapi kegagalan dalam pengelolaannya.
Yang kedua masa aksi menuntut Pemkot Bogor untuk bertanggung jawab atas persoalan utang yang terjadi di tubuh manajemen RSUD Kota Bogor.(rp1)