Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cegah Penyakit Diabetes, Warga Pabaton Indah Kota Bogor Deklarasi Kampung Sehat

Muhamad Rifki Fauzan • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:59 WIB
Seminar tentang Kampung Sehat yang dilaksanakan oleh Warga Kampung Pabaton Indah.
Seminar tentang Kampung Sehat yang dilaksanakan oleh Warga Kampung Pabaton Indah.

RADAR BOGOR - Warga Pabaton Indah, RW07 Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor mendeklarasikan wilayahnya sebagai Kampung Sehat, Sabtu, 23 Agustus 2025, langkah ini dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes.

Deklrasi Kampung Sehat itu dikemas dalam bentuk seminar dengan menghadirkan narasumber langsung dari Dinas Kesehatan Kota Bogor serta diikuti lebih dari 50 warga turut mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua RW07, Kelurahan Tanah Sareal, Anas Subarnas menjelaskan, misi di balik kegiatannya itu ialah mendorong para warga untuk menggalakan pola hidup sehat.

Anas meminta kepada para warganya untuk mulai tidak lagi mengkonsumsi Minuman Berpemanis dalam Kemasan (MBDK). Baginya itu dapat menjadi pemicu penyakit diabetes.

“Sekarang penyakit diabetes itu tidak lagi mengenal usia. Banyak anak-anak muda juga yang mengidap penyakit tersebut. Maka kami menghimbau anak anak jangan sampai terlalu banyak meminum MBDK,” ujar Anas.

Berbagai macam program yang mendorong pola hidup sehat dilingkungan masyarakat mulai dijalankan, salah satu yang hingga saat ini masih rutin dilaksanakan yakni senam dan jalan sehat.

Anas menerangkan kedua program tersebut dilaknsakan setiap dua pekan sekali dan biasanya dilaksanakan di hari Sabtu dan seluruh elemen masyarakat disebutnya ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Baik anak muda, ibu-ibu, lansia semua ikut, pokonya paling sedikit kegiatan senam dan jalan sehat itu 50 orang. Setelah itu kami ajak mereka untuk sarapan bareng,” beber Anas.

Disamping itu, Anas mengaku pihaknya juga tengah gencar untuk menggalakan sosilisasi tentang pola hidup sehat serta sasarannya adalah sekolah-sekolah yang berada di ruang lingkup wilayahnya.

“Supaya ini menjadi gerakan yang bersifat kolektif semua elemen masyarakat wajib faham akan pola hidup sehat dan bahaya diabetes, semoga ini menjadi perhatian kita bersama,” pungkasnya.(rp1)

Tak hanya Tika, sang suami, Ajie Darmaji, juga menceritakan kejadian lain yang menjadi pertanda kepergian Mpok Alpa.
Tak hanya Tika, sang suami, Ajie Darmaji, juga menceritakan kejadian lain yang menjadi pertanda kepergian Mpok Alpa.
Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #Pabaton #Kampung Sehat