RADAR BOGOR – Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Karnain Asyhar, angkat bicara terkait aksi demonstrasi di Balai Kota Bogor yang diwarnai vandalisme. Ia menyesalkan tindakan itu karena mencederai esensi perjuangan aspirasi masyarakat.
“Penyampaian pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara, tapi harus dijalankan dengan tertib, damai, dan tidak merugikan pihak lain. Apalagi sampai merusak fasilitas negara yang merupakan aset publik,” tegas Karnain Asyhar, Senin 25 Agustus 2025.
Menurutnya, gedung pemerintahan adalah fasilitas bersama yang harus dijaga. Karnain Asyhar juga menekankan pentingnya sikap responsif Pemkot Bogor agar aspirasi warga bisa tersalurkan dengan baik tanpa memicu gesekan.
“Pemkot harus responsif dan persuasif dalam mendengar aspirasi. Sementara massa aksi juga harus mengedepankan kesantunan. Kalau dua hal ini berjalan seimbang, aspirasi pasti sampai dengan baik tanpa menimbulkan kerusakan dan kerugian,” jelasnya.
Karnain Asyhar menambahkan, DPRD siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Ia mengingatkan, tindakan vandalisme hanya akan merugikan masyarakat luas.
“Aksi vandalisme tidak ada untungnya, justru merugikan kita semua. Mari kedepankan musyawarah, duduk bersama mencari solusi, agar aspirasi bisa tersampaikan dengan elegan,” pungkasnya. (uma)
Editor : Yosep Awaludin