Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Masih Perlu Penataan Interior hingga Menara, Disparbud Diminta Percepat Penyelesaian Bumi Ageung Batutulis Bogor

Fikri Rahmat Utama • Senin, 25 Agustus 2025 | 13:48 WIB
Wali Kota Bogor Dedie Rachim usai memimpin apel pagi bersama jajaran Disparbud di halaman Bumi Ageung Batutulis.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim usai memimpin apel pagi bersama jajaran Disparbud di halaman Bumi Ageung Batutulis.

RADAR BOGOR – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor diminta mempercepat penyelesaian pembangunan Bumi Ageung Batutulis.

Kawasan Bumui Ageung Batutulis yang berdampingan dengan situs bersejarah Prasasti Batutulis ini, disebut memiliki nilai strategis tinggi sebagai pusat aktivitas seni dan budaya.

Permintaan itu disampaikan Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat memimpin apel pagi bersama jajaran Disparbud di halaman Bumi Ageung Batutulis, Senin 25 Agustus 2025.

Menurutnya, proses pembangunan tinggal menyisakan sejumlah pekerjaan. Pekerjaan itu hanya sedikit sehingga bisa diselesaikan sesegera mungkin.

"Perlu dilengkapi penyelesaian di interior, kemudian penyelarasan di eksterior, serta menara untuk landscape di lahan Bumi Ageung Batutulis,” ungkapnya

Agar kawasan tidak sekadar menjadi bangunan mati, Dedie mengarahkan sebagian jajaran Disparbud untuk melakukan aktivitas perkantoran di area tersebut.

Tujuannya, agar Bumi Ageung Batutulis tetap terpelihara dan hidup dengan kegiatan seni budaya.

“Ini aset yang luar biasa. Lokasinya strategis, punya nilai sejarah tinggi, bersebelahan dengan Prasasti Batutulis, di depannya ada Istana Batutulis. Ini tidak ada duanya,” ujarnya.

Selain Bumi Ageung Batutulis, Dedie juga menekankan pentingnya penataan Gedung Kemuning Gading.

Gedung ini direncanakan menjadi ruang pertunjukan representatif bagi berbagai kesenian, mulai dari teater, musik, drama, hingga seni tradisi seperti tari, calung, dan angklung.

Saat ini, rencana penataan Gedung Kemuning Gading sudah masuk tahap Detail Engineering Design (DED). Setelah rampung, akan dilanjutkan dengan proses lelang pembangunan.

“Disparbud punya tugas cukup banyak. Saya minta penataan ini segera diselesaikan agar masyarakat Bogor punya ruang seni budaya yang layak dan bisa dibanggakan,” tegasnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #Dedie Rachim #Bumi Ageung Batutulis