RADAR BOGOR - Revitalisasi Stadion Pajajaran, Kota Bogor, sudah dimulai sejak hari ini Selasa, 25 Agustus 2025.
Pembongkaran tribun yang berada persis di bagian Barat Stadion Pajajaran jadi sasaran yang pertama kali dikerjakan.
Berdasarkan pantauan Radar Bogor, para pekerja mulai mencopot atap tribun Stadion Pajajaran, Kota Bogor.
Sejumlah aktivitas atltet dan perkantoran yang berada di bawah Stadion Pajajaran juga sudah mulai sepi.
Revitalisasi Stadion Pajajaran ini merupakan proyek strategis daerah. Ini direncanakan bakal dikerjakan selama tiga tahap.
Ditargetkan rampung secara menyeluruh pada tahun 2027 mendatang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor Anas S. Resmana mengatakan lengkah revitalisasi ini sudah melalui proses tanda tangan kontrak pada tiga hari lalu. Proses pengerjaan saat ini masih diawasi oleh BKAD.
“Karena aset-aset yang bernilai akan diambil oleh BKAD dan diperhitungkan,” beber Anas pada Radar Bogor, Selasa 25 Agustus 2025 siang.
Anas menerangkan, di tahap pertama revitalisasi Stadion Pajajaran memang menyasar ke pembongkaran tribun. Ini ditargetkan rampung dalam waktu seminggu kedepan.
Setelah pembongkaran rampung, Anas menerangkan tribun bagian Barat akan dimulai pemasangan pondasi awal. Tujuannya agar fasilitas menonton atlet bermain dapat lebih kokoh.
“Kemudian ditahap pertama ini kami juga memulai perbaikan rumput dan mengerjakan track atletik yang semula cuma enam sekarang jadi 8. Jadi tahun ini belum jadi gedung. Tribun pun baru hanya pondasi,” ujar Anas.
Tahap pertama revitalisasi Stadion Pajajaran menelan anggaran hingga Rp20 miliar. Rinciannya, Rp3,7 miliar untuk perbaikan rumput baru yang memiliki standar internasional.
Kemudian pelebaran track atletik sebesar Rp10 miliar. Dan pembongkaran tribun bagian barat senilai Rp6,3 miliar. Semua tahapan ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025 nanti.
Karena Stadion Pajajaran sudah mulai direvitalisasi, Anas menerangkan aktifitas di gedung olahraga itupun dihentikan dan akan segera dipindahkan.
Anas menerangkan hingga saat ini pihaknya masih menghitung, barang-barang perkantoran di area komplek olahraga tersebut. Tujuannya supaya memudahkan untuk lokasi pemindahan kantor nanti.
“Jadi kita perlu menganalisa baru akan dipindahkan. Kita selesaikan dulu data inventaris barangnya ada apa aja. Yang kedua dar berat dan luasannya ini penting memperhitungkan cocoknya digedung mana,” pungkasnya.(rp1)
Editor : Alpin.