RADAR BOGOR - Pelajar asal Bogor yang diamankan akibat hendak demo ke Jakarta bertambah. Kini totalanya mencapai 150 pelajar diamankan, Kamis 28 Agustus 2025 sore.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo mengatakan pelajar diamankan berasal dari 20 sekolah yang ada di kota dan Kabupaten Bogor. Data tersebut didapatinya dari hasil penelusuran sejak siang tadi.
“Rinciannya Kota Bogor ada 8 sekolah, dan 12 berasal dari sekolah di Kabupaten Bogor. Kalau pelajar yang diamankan lebih kurang 150 orang,” kata Eko pada Radar Bogor.
Saat melakukan penyelidikan, Eko menemukan adanya ajakan dari sosial media para pelajar untuk ikut unjuk rasa. Saat ini mereka masih diamankan di Mako Polresta Bogor Kota.
Para pelajar baru bisa dipulangkan saat orang tua beserta perwakilan sekolah menjemput.
Eko menerangkan pihak-pihak tersebut juga mesti membuat surat pernyataan.
“Engga (Tidak diamankan sampai besok). Sekarang setelah didata pihak sekolahnya ada bikin surat pernyataan mereka akan kami kembalikan lagi ke orang tuanya,” ujar Eko kepada Radar Bogor, Kamis 28 Agustus 2025.
Diinformasikan sebelumnya, mayoritas pelajar yang diamankan ditangkap di Stasiun Bogor.
Mereka didapati saat berada diluar jam sekolah. Menariknya mereka juga telah mempersiapkan barang bawaan untuk pergi ke Jakarta.
Aparat kepolisian bersama dengan Satgas Pelajar Kota Bogor mendapati barang-barang seperti, odol, topeng, dan slayer berwarna hitam. Semua disimpan rapi di dalam tas mereka.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi mengatakan pihaknya akan menelusuri terkait indikasi penggunaan obat terlarang dari para pelajar yang diamankan.
Kompol Aji menegaskan Jajaran Polresta Bogor Kota juga akan melakukan penelusuran terkait dalang penggerak pelajar untuk melakukan aksi demontsrasi.
“ya karena memang ada beberapa ajakan yang diakui oleh para siswa ini. Kami masih dalami siapa yang merintahkan dan mengajak,” terang Kompol Aji.
Masyarakat dihimbau untuk ikut mengawasi aktifitas para pelajar. Keterlibatan para pelajar dalam aksi demontrasi dihawatirkan membuat mereka celaka.
“Dan mereka yang diamankan ini ada di Stasiun diluar jam belajar. Maka kami himbau bahwa bagi pelajar ataupun anak-anak yang keluar ataupun mengarah ke Jakarta untuk di diawasi jangan sampai ikut kedalam kegiatan demostrasi ini,” pungkasnya.(rp1)