Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Beri Perlindungan Sosial bagi Ojol Kota Bogor, Pemkot Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 3 September 2025 | 11:47 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin bertemu dengan komunitas ojol.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin bertemu dengan komunitas ojol.

RADAR BOGOR – Duka mendalam masih menyelimuti komunitas ojek online (ojol) usai wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang menjadi korban aksi demontrasi di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Peristiwa ini meninggalkan trauma sekaligus kekhawatiran di tengah situasi sosial yang belakangan menghangat, menanggapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berupaya merangkul komunitas ojol dengan pesan menenangkan.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, mengingatkan agar para ojol tidak mudah terprovokasi.

“Yang paling penting, jangan sampai kita ikut terprovokasi dari banyak hal,” tegas Dedie, Selasa, 2 September 2025.

Dedie juga menekankan pentingnya kesadaran tertib berlalu lintas dan menurutnya, keselamatan di jalan raya harus menjadi perhatian utama, baik bagi masyarakat maupun pengemudi ojol.

“Kesadaran tertib berlalu lintas itu penting. Bahkan bisa jadi ladang pahala bagi kita,” tambahnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyoroti pentingnya perlindungan sosial.

Profesi ojol menurut Jenal rentan terhadap risiko kerja sehingga perlu jaminan yang memberi rasa aman.

“Karena itu, kami gandeng BPJS Ketenagakerjaan agar para ojol mendapat perlindungan,” ujar Jenal Mutaqin. 

Dalam kesempatan itu, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kota Bogor juga hadir untuk memberikan sosialisasi manfaat perlindungan tenaga kerja.

Pemkot berharap, dengan langkah ini para ojol tidak hanya terjaga kondusivitasnya, tetapi juga terlindungi secara sosial dan ekonomi di tengah situasi penuh tantangan. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #bpjs ketenagakerjaan #ojol