Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kota Bogor Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Global, DPR RI Janjikan Dukungan Dana

Fikri Rahmat Utama • Senin, 8 September 2025 | 16:16 WIB
Walikota Bogor, Dedie A Rachim (dua dikiri) saat dampingi kunjungan kerja Komisi VII DPR RI di Bumi Ageung, Batutulis, Kota Bogor, Senin 8 September 2025.
Walikota Bogor, Dedie A Rachim (dua dikiri) saat dampingi kunjungan kerja Komisi VII DPR RI di Bumi Ageung, Batutulis, Kota Bogor, Senin 8 September 2025.

RADAR BOGOR – Kota Bogor diproyeksikan menjadi destinasi wisata berkelas dunia. Hal ini mengemuka dalam kunjungan Komisi VII DPR RI ke Bumi Ageung Batutulis, Senin 8 September 2025.

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menegaskan, Bogor memiliki potensi besar sebagai kota wisata sejarah dan budaya.

Menurutnya, Bogor bukan kota biasa, melainkan kota yang luar biasa karena banyak melahirkan tokoh penting bangsa.

“Kami yakin, disahkannya UU Kepariwisataan yang sebentar lagi akan terwujud, pengelolaan desa dan kampung wisata di Indonesia bisa berkembang lebih cepat. Khusus Kota Bogor, kami dari Komisi VII siap mendukung penuh, bahkan mengupayakan sinergi anggaran pusat dan daerah,” ujarnya.

Saleh menilai, pembangunan wisata di Bogor sudah serius dilakukan.

Apalagi, destinasi yang dikunjungi kali ini murni dibiayai APBD Kota Bogor sehingga perlu ada bantuan pemerintah pusat khususnya di penggelontoran anggaran.

"Harapan kami, wisatawan internasional tidak hanya mengenal Bali, tapi juga Bogor sebagai destinasi unggulan yang menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” tambahnya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyebut kehadiran Komisi VII DPR RI sebagai kehormatan sekaligus momentum penting.

Ia mengungkapkan, kawasan Batutulis yang dikelola Pemkot berdampingan langsung dengan area Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) VII Kementerian Kebudayaan.

Kawasan ini juga memiliki Istana Batutulis dan 11 situs purbakala lainnya.

Bila semua ini dapat terpelihara dengan baik, maka menjadi daya tarik besar bagi wisatawan.

“Antara kebudayaan dan pariwisata tidak bisa dipisahkan. Kami berharap ke depan Kementerian Kebudayaan bisa turut mendukung, sehingga integrasi antara budaya dan pariwisata terwujud," ungkapnya

Dedie menambahkan, modal sejarah akan terus dikembangkan melalui program kampung tematik dan kampung wisata. Dengan begitu Kota Bogor mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Kampung tematik dan wisata yang mampu mendorong ekonomi masyarakat, menyerap tenaga kerja, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi," bebernya.

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI dari daerah pemilihan Kota Bogor, Ilham Permana, menegaskan sejarah dan budaya harus menjadi fondasi pembangunan wisata Bogor.
Sebagai putra daerah, menjadi kewajibannya untuk mendukung program Pemkot. 

"Komisi VII membidangi pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, industri, hingga badan standarisasi nasional. Karena itu, kami akan kolaborasikan pengembangan wisata sejarah dan budaya Bogor dengan program pusat," ujarnya.

Ia menegaskan, Bogor memiliki potensi luar biasa untuk menjadi kota destinasi wisata sejarah yang bisa dibanggakan.

Ini bisa dibawa ke tingkat nasional maupun internasional. "Sebab bangsa yang besar tidak boleh melupakan sejarahnya,” tutur Ilham.(uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #dpr ri #destinasi wisata