Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dukung Penataan Angkot di Kota Bogor, Organda Minta Kepastian Regulasi

Fikri Rahmat Utama • Senin, 8 September 2025 | 19:23 WIB
Ketua Organda (kiri) dan Kadishub saat memberi keterangan soal pertemuan dengan Wali Kota Bogor.
Ketua Organda (kiri) dan Kadishub saat memberi keterangan soal pertemuan dengan Wali Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Wali Kota Bogor bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor menggelar pertemuan, Senin 8 September 2025.

Pertemuan ini membahas arah transportasi massal dan penataan angkot di Kota Bogor.

Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan audiensi tersebut menjadi ruang bagi Organda menyampaikan sikap dan dukungan terhadap kebijakan pemerintah kota.

Organda diklaim mendukung seluruh program transportasi yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Bogor, dengan syarat ada konsistensi dan kejelasan.

"Tadi Bapak Wali Kota sudah menyampaikan expose arah transportasi ke depan," jelasnya.

Sujatmiko menambahkan, pembahasan tidak hanya soal angkot, tetapi juga mencakup rencana penguatan sistem angkutan massal, layanan feeder, pengembangan Transit Oriented Development (TOD), simpul transportasi, hingga rencana Light Rail Transit (LRT).

"Semuanya sudah jelas dan dipahami oleh Organda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Organda Kota Bogor, Sunaryana, menyebut pertemuan ini menjawab pertanyaan para pengusaha angkutan terkait transportasi.

Mereka sebelumnya meminta penjelasan langsung dari Wali Kota arah transportasi Kota Bogor ke depan mau dibawa ke mana.

"Alhamdulillah, tadi sudah jelas, gamblang, dan tuntas. Kami siap mendukung semua program,” ungkapnya.

Sunaryana menegaskan, Organda juga mendukung penataan angkot yang sudah mulai berjalan beberapa waktu terakhir, termasuk penertiban usia kendaraan dan aspek teknis lainnya.

Menurutnya, kebijakan itu berdampak positif bagi pengusaha. “Tidak mungkin kondisi ini terus. Pasti akan berubah, dan kami dukung semua,” katanya.

Namun, Organda meminta regulasi yang jelas sebelum penataan dilanjutkan. Sebab, perubahan trayek masih menyisakan sejumlah persoalan di lapangan.

“Banyak perubahan trayek yang harus disinkronkan. Kami tidak bisa jalan sendiri, karena ada kendala teknis seperti jembatan dan titik rawan. Semua sudah kami laporkan ke Wali Kota, nanti akan dibicarakan lebih lanjut,” pungkas Sunaryana. (uma)

Editor : Alpin.
#Dishub Kota Bogor #angkot kota bogor #Organda Kota Bogor