RADAR BOGOR – Progres rehabilitasi GOR Pajajaran Kota Bogor yang berjalan bulan ini baru sekitar 1 persen.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau langsung lokasi proyek rehabilitasi GOR Pajajaran bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Olahraga, Senin 15 September 2025.
"Namanya baru mulai, progres baru sekitar 1,2 persen. Sekarang kita masih tahap pembongkaran dan persiapan fondasi baru, jogging track, serta pembongkaran rumput," kata Dedie.
Ia menegaskan pembangunan harus hati-hati karena anggaran terbatas.
Tahun ini Pemkot Bogor mengalokasikan sekitar Rp20 miliar untuk tahap awal proyek, meliputi fondasi tribun, lintasan atletik, dan lapangan.
"Dengan dana terbatas, kita harus jeli. Jangan sampai salah langkah. Stadion ini sifatnya tumbuh. Kalau nanti ada tambahan anggaran, tribun bisa diperpanjang lagi ke kiri, kanan, dan timur," ujarnya.
Dedie meminta seluruh pekerjaan sesuai kaidah konstruksi dan dievaluasi sejak awal.
Tanah hasil galian jangan dibuang sembarangan karena masih dibutuhkan untuk finishing dan penambahan level. "Mumpung baru 1,2 persen, hindari kesalahan," tegasnya.
Proyek rehabilitasi GOR Pajajaran ditargetkan selesai pada 2027 dengan total anggaran sekitar Rp60 miliar.
Pekerjaan dilakukan bertahap, termasuk pembangunan gedung indoor A dan B, perbaikan kolam renang Mila Kencana, dan penataan kawasan agar terintegrasi.
Selain meninjau progres fisik, Dedie memeriksa aspek keselamatan kerja. "Pekerja sudah pakai APD, staf kantor juga. Tinggal dilengkapi rambu-rambu sesuai kegiatan," katanya.
Kurniawan, manajer lapangan proyek, menjelaskan pekerjaan dimulai dari sisi utara dan selatan lintasan.
"Supaya bagian yang sudah selesai tidak terganggu oleh lalu lintas pekerja," ujarnya.
Selama rehabilitasi, GOR Pajajaran ditutup sementara. Aktivitas atlet dipindahkan ke GOM Cimahpar dan Kertamaya. (uma)
Editor : Alpin.