Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sidak ke Kawasan Batutulis Kota Bogor, Anggota DPR Lasarus Soroti Kajian Amdal Proyek Underpass

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 17 September 2025 | 14:42 WIB
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus bersama Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat meninjau kawasan Batutulis, Kota Bogor, Rabu 17 September 2025.
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus bersama Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat meninjau kawasan Batutulis, Kota Bogor, Rabu 17 September 2025.

RADAR BOGOR - Proyek underpass di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kembali menuai sorotan, menyusul adanya insiden longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tersebut, Rabu, 16 September 2025.

Dirinya menilai longsor yang terjadi diakibatkan lemahnya kajian Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

“Iya kalau yang saya lihat ini mungkin dulu dibangun amdalnya kurang mantap, koreksi saya pada Amdal, Analisa Dampak Lingkungan, buktinya apa? terjadi longsor,” jelas Lasarus.

Lasarus menyangkan insiden itu bisa terjadi, padahal menurutnya pembangunan underpass Batutulis merupakan bagian dari proyek nasional, ditambah kawasan tersebut memiliki beberapa situs bersejarah.

Misalnya ada Istana Batutulis, lokasi yang diyakini menjadi tempat tinggal Soekarno selama 10 tahun di Bogor, ada pula situs Prasasti Batutulis.

Oleh karenanya, Lasarus mendesak untuk segera melakuan penanganan optimal pasca insiden longsor, kolaborasi antara pemerintah pusat hingga ke daerah menjadi hal yang sangat penting.

“Saya minta sekembalinya kami, langsung dicarikan solusi, jangan hanya koordinasi saja, wali kota, Dirjen Binamarga, PT Kereta Api Indonesia dan Direktorat Jendral Balai Kereta Api Jawa Barat harus cepat,” tegasnya.

Sementara itu Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengaku bersyukur karena insiden longsor yang melanda wilayahya mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

Dirinya mengaku telah melakukan berbagai macam langkah taktis untuk mencari solusi dan menerangkan bahwa dalam waktu dekat akan segera membuka akses baru, agar kendaraan roda empat bisa melintas ke kawasan Batutulis.

Dedie menerangkan skema yang saat ini tengah ditempuhnya yakni berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga mereka akan berbagi tugas.

“Provinsi nanti alokasinya unruk kotnruksi jalan, jadi lahan dibebaskan murni oleh pemerintah daerah kita Bogor, kemudian kontruksi nanti ditanggulanginya oleh Pemprov Jabar,” paparnya.

Anggaran yang akan dikucurkan oleh Pemprov Jabar totalnya mencapai lebih dari Rp20 miliar, sedangkan lahan yang nantinya akan dibebaskan menyentuh di angka 4.000 meter.

“Waktu dulu kan Pak gubernur bilangnya mau 50-50 untuk pembebasan lahan, tapi ternyata itu tidak bisa, jadi dana yang akan diberikan untuk kontruksi jalan Rp22 miliar sedangkan lahan yang dibebaskan 4.000 meter di atas lahan 2 hektare,” pungkasnya.(rp1)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #dpr #Lasarus #Batutulis