Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kinerja Kelurahan Jadi Tolok Ukur Pembangunan, Tiga Lurah di Kota Bogor Wakili Lomba Tingkat Jawa Barat

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 17 September 2025 | 18:15 WIB
Tiga lurah yang akan mewakili Kota Bogor dalam Anugerah Gapura Sri Baduga 2025.
Tiga lurah yang akan mewakili Kota Bogor dalam Anugerah Gapura Sri Baduga 2025.

RADAR BOGOR – Tiga lurah, yakni Lurah Tegallega, Lurah Lawang Gintung, dan Lurah Cibuluh, akan mewakili Kota Bogor dalam lomba penilaian kelurahan Anugerah Gapura Sri Baduga 2025.

Ajang yang diikuti tiga lurah itu, merupakan lomba penilaian kelurahan terbaik yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ketiganya terpilih dari enam kelurahan kandidat. Mereka akan memaparkan program dan inovasi di hadapan tim penilai, bersaing dengan kelurahan terbaik dari 26 kota dan kabupaten se-Jawa Barat.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memberikan arahan dan motivasi kepada para lurah. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar mencari pemenang.

“Ajang ini strategis, menjadi pemicu bagi kelurahan lainnya untuk lebih giat dan aktif dalam melaksanakan berbagai tupoksi yang sudah melekat,” ujar Jenal di Ruang Garden Hall, Green Forest Bogor, Rabu 17 September 2025.

Jenal juga mengingatkan pentingnya peran lurah dalam pembangunan kota. Menurutnya, lurah harus aktif turun ke lapangan, mengidentifikasi permasalahan, merespons, dan mencari solusi.

“Tumpuan keberhasilan kota juga berasal dari kinerja kelurahan yang baik. Maka saya berharap lomba ini menegaskan kembali bahwa tugas lurah itu sangat strategis,” tambahnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Bogor, Dicky Iman Nugraha, menjelaskan tahun ini penilaian kelurahan bertransformasi menjadi Anugerah Gapura Sri Baduga.

“Penilaian tahun ini memiliki perbedaan dibanding tahun sebelumnya. Evaluasi kinerja kelurahan dilakukan mulai dari administrasi, pemaparan, hingga verifikasi lapangan yang sepenuhnya dimonitor oleh provinsi,” jelas Dicky.

Ia menambahkan, indikator penilaian mengacu pada standar pelayanan minimum. Aspek yang dinilai mencakup urusan sosial, pendidikan, kesehatan, ketenteraman dan ketertiban umum, pekerjaan umum, serta perumahan dan permukiman.

“Pemprov ingin benar-benar menggali bagaimana hak-hak dasar warga dapat dipenuhi oleh pemerintah kota atau kabupaten melalui kinerja kelurahan,” pungkasnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #kelurahan #Anugerah Gapura Sri Baduga