RADAR BOGOR - Sekolah dan orang tua diminta untuk lebih mengawasi aktifitas anak sehari-hari, guna menjaga keselamatannya.
Hal ini menyusul peristiwa tenggelamnya dua bocah yang masih berusia pelajar di aliran Sungai Cisadane.
Pernyataan tersebut mengemuka saat Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin bertakziah ke rumah duka di Cilendek Timur dan Kelurahan Sindang Barang, Jumat 19 September 2025 malam.
Jenal turut mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban yang dirtinggalkan.
Politikus Partai Gerindra itu berharap insiden tenggelamnya dua bocah, menjadi peringatan bagi seluruh warganya.
“Sekolah si saya rasa harus tetap dioptimalkan buat wasapada untuk murid muridnya supaya tidak bermain di lerengan atau di sungai sekalipun,” ujar Jenal.
Tiap-tiap aliran sungai juga sepatutnya dipasang plang peringatan.
Langkah ini dipandang Jenal menjadi penting sebagai bentuk warning kepada masyarakat bahwa sungai bukan tempat untuk bermain.
“Dan seperti di belakang saya (TKP) juga teryata sudah ada peringatan dilarang berenang dari BPBD kembali ke pengawasan kita semua, tokoh orang tua dan semuanya,” ucap Jenal pada awak media.(rp1)