RADAR BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan alumni IPB University untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan wisata di wilayah Bogor Barat.
Hal ini disampaikan saat Wali Kota Bogor menghadiri acara pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Alumni (HA) IPB University, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor pada Sabtu, 20 September 2025.
Dalam pidatonya, Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengungkapkan rencana pembangunan jalur akses baru dari Bubulak langsung menuju Kampus IPB University Dramaga.
"Infrastruktur ini akan menjadi penunjang utama bagi IPB sebagai universitas kelas dunia, memudahkan akses bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar," katanya.
Dedie juga menambahkan bahwa Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Kota Bogor telah diminta untuk menyusun rancangan detail proyek tersebut, sebagai langkah awal menuju realisasi.
Lebih lanjut, Wali Kota Bogor itu menyoroti peran besar alumni IPB dalam ekosistem pemerintahan dan sektor swasta. Di lingkungan Pemkot Bogor saja, terdapat sekitar 273 lulusan IPB yang aktif berkontribusi.
"Alumni IPB tidak hanya ada di pemerintahan kota, tapi juga di instansi pusat, perusahaan swasta, hingga usaha informal. Mereka adalah aset berharga untuk mendorong kemajuan bersama," ujarnya.
Dedie mengajak para alumni untuk ikut serta dalam mengembangkan potensi Bogor Barat, yang berbatasan langsung dengan kampus IPB. Salah satu ide yang diusulkan adalah mengubah Hutan Cifor di Situ Gede menjadi destinasi wisata ekologi edukatif.
"Ini bisa menjadi daya tarik baru bagi warga Bogor Barat dan sekitarnya, sekaligus mendukung pendidikan lingkungan. Alumni IPB di kementerian terkait bisa menjadi penggerak utama," tambah Dedie.
Selain itu, acara ini menjadi kesempatan bagi Walikota untuk membahas program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kota Bogor berencana membangun hingga 82 dapur Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG) lengkap hingga tahun 2027, guna mendukung kesehatan masyarakat melalui akses makanan bergizi yang terjangkau.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga