RADAR BOGOR – Program Bogorku Bersih besutan media Radar Bogor kembali mendapat dukungan. Kali ini datang dari Universitas Pakuan (Unpak) Bogor.
Dukungan itu mengemuka saat panitia Bogorku Bersih beraudiensi dengan Rektor Unpak, Prof. Didik Notosudjono, Senin 22 September 2025. Rombongan dipimpin langsung CEO Radar Bogor, Nihrawati AS.
Audiensi berlangsung hangat di Ruang Rektorat Unpak Bogor. Prof Didik menyambut rombongan panitia Bogorku Bersih dengan ramah. Mereka berdiskusi panjang terkait tata kelola kebersihan lingkungan yang berkepanjangan.
“Lingkungan bersih itu penting. Penyakit seperti malaria bisa dicegah kalau masyarakat terbiasa hidup bersih. Di Jerman, ini sudah menjadi gaya hidup,” kata Prof. Didik.
Ia menjelaskan, pola hidup bersih mengurangi kebutuhan fogging. Selokan yang bersih dan alirannya lancar membuat kualitas hidup lebih baik.
“Program Bogorku Bersih mendorong kebersihan menyeluruh. Lingkungan yang bersih juga mendukung konsep green building,” jelasnya.
Ia mendorong masyarakat berinovasi menjaga lingkungan. Mulai dari workshop pemanfaatan lahan terbatas sampai pengolahan sampah yang tidak terangkut.
“Di Unpak, kami membuat komposter sederhana. Masyarakat bisa langsung mengolah sampah basah di rumah. Jadi tidak menumpuk dan berbau,” kata Prof. Didik.
Edukasi soal pemilahan sampah juga dianggap penting. Termasuk sampah pakaian dan baterai bekas.
“Di Jerman, ada jadwal khusus pengumpulan sampah agar bisa dipakai lagi. Bogorku Bersih bisa mencontoh praktik baik seperti itu,” ucapnya.
Ia menambahkan, alat komposter buatan Unpak bisa langsung dipakai masyarakat dan memiliki nilai ekonomi. “Selain membantu lingkungan, alat ini juga bisa jadi peluang usaha,” pungkasnya. (rp1)