RADAR BOGOR - Program Studi Komunikasi Digital dan Media (KDM) Sekolah Vokasi IPB menyelenggarakan pelatihan manajemen konten media sosial untuk pemuda dan pengelola Kampung Wisata Saung Eling, Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor.
Kegiatan tatap muka ini berfokus pada keterampilan praktis pengambilan gambar (foto & video) dan pemilihan angle yang efektif untuk kebutuhan konten Instagram—mulai dari feed, Stories, hingga Reels—agar lebih menarik dan mendorong wisatawan datang berkunjung.
Pelatihan menghadirkan narasumber Fikry Fachrurrizal, M.A., dosen Program Studi Komunikasi Digital dan Media SV IPB.
Selama sesi, peserta dibimbing mengenali kekuatan visual destinasi, menyusun shot list, dan mengeksekusi pengambilan gambar yang rapi, stabil, dan peka terhadap cerita lokal.
Pendekatan yang dipilih tegas: konten yang baik dimulai dari kamera yang cermat dan sudut pandang yang tepat—bukan sekadar filter atau gimmick.
Materi inti mencakup komposisi dan framing (rule of thirds, leading lines, foreground–background), pemilihan angle (low, eye-level, high angle) untuk menonjolkan keunikan lanskap Saung Eling.
Kemudian pencahayaan alami (golden hour, backlight yang benar), stabilisasi video (handheld yang stabil & penggunaan alat sederhana), serta variasi shot untuk Reels (establishing–medium–close-up–detail/B-roll) agar alur cerita mengalir.
Peserta juga mempraktikkan pembuatan caption yang mengundang aksi, pemilihan tagar kontekstual, dan etika dasar saat merekam di ruang publik.
Di sesi praktik lapangan, peserta memotret dan merekam di titik-titik ikonik Saung Eling.
Setiap kelompok diminta mengeksekusi mini narasi satu menit—misalnya rute singkat wisata, interaksi dengan UMKM, atau pengalaman memanen—dengan sekuens shot yang jelas.
Hasil sebelum–sesudah ditinjau bersama untuk melihat perbaikan nyata pada ketajaman cerita, kestabilan, serta komposisi. Output akhir berupa bank konten satu bulan (mix foto & video pendek) yang siap dijadwalkan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pengabdian kepada Masyarakat) dan selaras dengan SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), 8 (Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi), 9 (Infrastruktur, Industri & Inovasi), dan 11 (Kota & Komunitas Berkelanjutan).
Dari perspektif Indikator Pembangunan Manusia (IPM), dimensi pendidikan diperkuat melalui keterampilan digital baru dan pengelolaan konten yang aplikatif; sementara dimensi kesejahteraan ekonomi ditopang oleh meningkatnya daya tarik serta eksposur kampung wisata di kanal digital yang mendorong kunjungan dan berpotensi meningkatkan pendapatan warga secara berkelanjutan.
“Teknik pengambilan gambar yang paling bagus adalah teknik yang sesuai dengan kebutuhan,” ujar Fikry Fachrurrizal, M.A., dosen Program Studi Komunikasi Digital dan Media SV IPB.
“Misalnya, jika butuh gambar yang memberikan kesan megah untuk memotret gedung, maka ambil dari angle rendah (low),” lanjut Fikry.
Ke depan, Program Studi KDM SV IPB membuka peluang pendampingan lanjutan untuk penguatan tata kelola konten.
Penyusunan gaya visual Saung Eling yang konsisten, template caption dengan pemanfaatan AI yang memudahkan pengelola, hingga praktik kolaborasi dengan UMKM dan komunitas pemuda setempat.
Tujuannya jelas: ekosistem promosi yang mandiri, berkelanjutan, dan berbasis data sehingga Saung Eling semakin kompetitif dalam peta pariwisata Bogor.
Tentang Program Studi Komunikasi Digital dan Media SV IPB
Program Studi KDM Sekolah Vokasi IPB berfokus pada keterampilan komunikasi modern berbasis strategi, konten, dan teknologi.
Melalui pengajaran terapan dan pengabdian masyarakat, KDM mendorong transfer keterampilan digital kepada komunitas dan UMKM agar nilai lokal naik kelas melalui promosi yang efektif dan bertanggung jawab.(**)