Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kota Bogor Luncurkan One Stop TB Service, Layanan Diagnosis dan Pengobatan TBC Dalam Satu Tempat

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 23 September 2025 | 14:03 WIB
Peluncuran One Stop TB Service (OSS) di Balai Kota Bogor, Selasa 23 September 2025
Peluncuran One Stop TB Service (OSS) di Balai Kota Bogor, Selasa 23 September 2025

RADAR BOGOR – Pemkot Bogor meluncurkan layanan One Stop TB Service (OSS) yang mengintegrasikan skrining, diagnosis, pengobatan, dan pendampingan pasien tuberkulosis (TBC) di satu lokasi.

Kick Off Pre-Pilot layanan One Stop TB Service ini digelar Selasa 23 September 2025 di Balai Kota Bogor dan disiarkan daring melalui Zoom Meeting.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno, menyebut layanan One Stop TB Service sebagai langkah strategis mempercepat eliminasi TBC.

OSS hadir sebagai solusi agar masyarakat bisa mendapatkan layanan diagnosis dan pengobatan dalam satu tempat. "Pasien tidak perlu berpindah-pindah fasilitas,” ujarnya.

Pre-Pilot Project layanan One Stop TB Service sudah berjalan sejak 29 Agustus dan akan berlangsung hingga 31 Desember 2025.

Dua puskesmas menjadi lokasi awal pelaksanaan, yakni Puskesmas Bogor Tengah dan Puskesmas Pasir Mulya.

Layanan dibuka Senin–Sabtu pukul 07.30–12.00 WIB. Program ini memanfaatkan X-ray portable dan tes molekuler berbasis Point of Care Test (POCT) untuk mempercepat diagnosis.

“Tahun depan layanan akan diperluas ke Puskesmas Bogor Timur, Puskesmas Bogor Utara, dan Puskesmas Cipaku,” kata Retno.

Ia menegaskan TBC masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diselesaikan. Kota Bogor menempati peringkat kelima penyumbang kasus TBC di Jawa Barat.

“Kementerian Kesehatan menargetkan penurunan kasus sebesar 50 persen pada 2029 melalui integrasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG), sehingga layanan ini bersamaan dengan CKG,” ujarnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kota Bogor, Eko Prabowo, mencatat hingga 15 September 2025 ada 7.245 kasus TBC di Kota Bogor.

Kecamatan Bogor Barat menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, sedangkan Kelurahan Curug mencatat jumlah kasus terbanyak di tingkat kelurahan.

“Kasus TBC pada anak meningkat akibat penularan dari orang dewasa. Angka TBC resisten obat juga naik dan bisa menjadi beban besar jika tidak segera ditangani,” kata Eko.

Ia menambahkan, angka keberhasilan pengobatan TBC di Kota Bogor juga masih di bawah target. Banyak pasien gagal menyelesaikan pengobatan sehingga berpotensi menularkan kembali.

“Masalah lain seperti stigma, keterlambatan deteksi, dan akses layanan yang belum merata harus kita selesaikan bersama,” katanya.

Selama ini Pemkot Bogor sebenarnya sudah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya menyusun Rencana Aksi Daerah Percepatan Eliminasi TBC.

Kemudian mengaktifkan Tim Percepatan Penemuan Kasus TBC (TP2TBC), serta menggerakkan program penanggulangan TBC di tingkat kelurahan.

Pemkot Bogor pun bersyukur adanya layanan One Stop TB Service dengan dukungan Kementerian Kesehatan RI, Bank Dunia, dan Pusat Kedokteran Tropis FKKMK UGM.

Apalagi program ini menjadi percontohan nasional untuk menentukan pendekatan teknis dan operasional terbaik dalam penemuan kasus TBC.

Eko mengajak camat, lurah, RW, RT, kader kesehatan, organisasi masyarakat, hingga perguruan tinggi ikut mensosialisasikan program ini. Deteksi dini penting untuk melindungi diri, keluarga, dan lingkungan.

"Program ini bukan hanya proyek percontohan, tetapi komitmen kita mempercepat eliminasi TBC 2030,” tegasnya.

Masyarakat bisa memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis OSS TBC dengan syarat mendaftar melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile, membawa KTP, berusia di atas 18 tahun.

Kemudian tidak sedang menjalani pengobatan TBC, tidak sedang hamil (untuk wanita), serta tidak makan minimal 30 menit sebelum pemeriksaan.

Jenis pemeriksaan meliputi rontgen dada, usap lidah dan dahak, pemeriksaan mata, gigi, tekanan darah, serta konsultasi dokter.

Semua layanan diberikan gratis. Jadwal pelayanan Senin–Kamis pukul 07.00–12.00 WIB, Jumat pukul 07.00–10.30 WIB, dan Sabtu pukul 07.00–11.00 WIB.

Kontak informasi: Puskesmas Bogor Tengah (+62 815-7943-3867/WA) dan Puskesmas Pasir Mulya (+62 831-2150-7284/WA). (uma)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #One Stop TB Service #pemkot bogor