Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Petani Mulyaharja Kota Bogor Keluhkan Krisis Irigasi, Minta Pemkot Turun Tangan

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 24 September 2025 | 14:29 WIB
Reses Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.
Reses Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.

RADAR BOGOR - Krisis saluran irigasi masih menjadi keluhan utama petani di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan dan meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk segera turun tangan mengatasi persoalan tersebut.

Keluhan itu mengemuka saat Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata melaksanakan reses masa sidang ke satu, Rabu, 24 September 2025 dan kegiatan sekaligus jadi perayaan Hari Tani Nasional.

“Banyak aspirasi yang kami terima dari para petani, terutama perihal peran serta pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan petani mulai dari program bantuan sampai infrastruktur yang ada,” kata Dadang.

Para petani berharap adanya pembangunan saluran irigasi permanen, mereka menyebut ketersediaan air sangat memengaruhi produktivitas panen.

Sebagian petani mengaku hanya bisa mengandalkan air hujan, ketika musim kemarau tiba, hasil panen pun jauh dari harapan.

“Saya tampung aspirasi mereka dan akan disampaikan ke Dinas Pertanian Kota Bogor dan berusaha mengawal aspirasi mereka untuk bisa direalisasikan,” jelas Dadang.

Kondisi ini dikhawatirkan membuat petani semakin enggan menggarap sawah, lahan yang ada pun rawan dialihfungsikan jika tidak segera ditangani.

Salah satu petani Odih (65) menceritakan panennya hanya cukup untuk konsumsi keluarga, dari lahan 3.000 meter persegi, ia hanya menghasilkan 2,5 kwintal beras.

“Kami berharap pemerintah segera membangun saluran irigasi, dengan begitu, kami bisa kembali meningkatkan produksi,” pungkasnya. (rp1)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #mulyaharja #petani