RADAR BOGOR – Rumah pasangan suami istri Said (71) dan Nur (60) di RT 002/005, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor rapuh dan tak layak huni.
Bangunan berukuran 5x5 meter itu atapnya banyak yang bolong, plafon ambruk, bahkan kamar tidur hanya ditutupi terpal biru, kondisi itu membuat rumah kerap kebocoran ketika hujan.
“Kalau hujan semua pada basah karena air masuk,” ucap Said.
Sehari-hari Said berjualan koran dengan hanya bermodalkan kedua kakinya, sedangkan sang istri berjualan lontong. Penghasilan pasangan suami istri lanjut usia (lansia) di Kebon Pedes Kota Bogor ini hanya cukup untuk makan, tidak sanggup merenovasi rumah.
“Sudah hampir dua tahun rumah seperti ini, saya hanya jualan koran dan istri jualan lontong, Alhamdulillah cukup buat makan sehari-hari,” ungkap Said.
Kondisi rumah yang memrpihatinkan itu disebutnya akibat bencana angin puting beliung yang terjadu beberapa waktu lalu.
Said mengaku pemerintah pernah mendatangi rumahnya tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut maupun kepastian bantuan.
“Dari kelurahan, kecamatan, BPBD dan dinsos sudah pernah datang, nanya-nanya, foto, tapi sampai sekarang belum ada kepastian,” terangnya.
Kondisi rumah yang reot membuat sang istri tak berani tinggal di sana karena khawatir roboh dan ia memilih tidur di rumah kontrakan anaknya, sementara Said tetap menempati rumah tersebut.
“Setiap malam saya nginep di rumah kontrakan anak saya, suami saya yang tidur di sini, saya takut rumah ini rubuh, apalagi dengan cuaca sekarang,” kata Nur.
Nur yang mengidap komplikasi berharap bisa merasakan rumah layak seperti orang kebanyakan dan berharap ada perhatian dari pemerintah.
“Saya sudah sakit komplikasi, saya ingin punya rumah yang layak,” ujarnya.
Sementara itu Plt Lurah Kebon Pedes Ernawati menuturkan bahwa tempat tinggal lansia itu sudah diajukan ke program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Salah satu rumah yang diajukan ke RTLH, cuma memang tidak bisa langsung cair, tapi melalui proses, semoga aja tahun depan bisa,” ujar Ernawati kepada Radar Bogor, Rabu 24 September 2025.
Ernawati mengaku pihaknya bakal segera meninjau langsung kondisi rumah lansia tersebut. Koordinasi dengan dinas terkait pun tidak luput dia lakukan.
“Nanti besok insya allah saya lihat ke lokasi. Kemudian setelah itu kamu akan koordinasi dengan dinas terkait sejauh mana progresnya,” pungkasnya.(rp1)
Editor : Eka Rahmawati