Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Solusi Pemeriksaan Kesehatan Berbasis AI, OPTAIN dan PT Ilthabi Rekatama Donasikan Teknologi Screening Mata Kepada Klinik Hasri Ainun Habibie

Alpin. • Kamis, 25 September 2025 | 16:05 WIB
OPTAIN dan PT Ilthabi Rekatama donasikan teknologi screening mata berbasis AI kepada Klinik Mata dr. Hasri Ainun Habibie, Kota Bogor.
OPTAIN dan PT Ilthabi Rekatama donasikan teknologi screening mata berbasis AI kepada Klinik Mata dr. Hasri Ainun Habibie, Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Apabila selama ini sering mendengar pepatah “mata adalah jendela jiwa”, ternyata mata juga dapat menjadi jendela kesehatan.

Pasalnya, dari sepasang mata, teknologi terbaru mampu mendeteksi risiko penyakit serius yang dialami seseorang, seperti Retinopati diabetik yaitu kerusakan pembuluh darah di retina mata akibat diabetes.

Fakta Kesehatan di Indonesia Tentang Penyakit Diabetes dan Jantung

Indonesia masuk ke dalam 5 besar negara dengan penderita diabetes terbanyak di dunia. T

ahun 2021, jumlah penderita diperkirakan lebih dari 19 juta orang, dan angka ini terus meningkat setiap tahunnya.

Bahkan data terbaru di tahun 2025 menunjukkan ada 1.948 anak di Indonesia yang dirawat karena diabetes tipe 1, lebih tinggi dibandingkan data tahun-tahun sebelumnya.

Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia.

Data Kemenkes menunjukkan prevalensi penyakit jantung terus naik, terutama pada usia produktif.

Lebih parahnya lagi, banyak kasus tidak terdeteksi dini. Hanya sekitar 1 dari 4-5 penderita diabetes yang mengetahui dirinya sedang sakit.

Sementara sebagian besar baru menyadari setelah gejala komplikasi muncul.

Biaya untuk menangani diabetes di Indonesia sangat tinggi terutama jika sudah ada komplikasi.

Di tahun 2016, biaya yang ditanggung program JKN untuk pasien diabetes (termasuk yang dengan komplikasi) mencapai Rp 7,7 triliun.

Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) tahun 2022, diperkirakan biaya penanganan diabetes di Indonesia akan terus meningkat hingga 33 persen pada tahun 2045.

Fakta-fakta ini menunjukkan betapa pentingnya skrining kesehatan sejak dini. Dan di sinilah teknologi berbasis mata mulai berperan.

OPTAIN dan PT Ilthabi Rekatama Donasikan Teknologi Screening Mata Berbasis AI Kepada Klinik Mata dr. Hasri Ainun Habibie

OPTAIN dan PT Ilthabi Rekatama mendonasikan alat skrining mata kepada Klinik Mata dr. Hasri Ainun Habibie, Bogor, Kamis 25 September 2025.

Skrining Mata ini berbasis Artificial Intelligence (AI) dan pencitraan retina, dengan software bernama “Eyeteligence Assure +”.

Software ini memiliki proses yang relatif cepat, yaitu hanya 2 menit, tanpa prosedur medis yang repot (non-invasif) dan bisa menjadi alat skrining massal yang cukup efisien.

Direktur Utama PT Ilthabi Rekatama, Agung Sarwana mengatakan, donasi ini dilakukan sebagai penghargaan atas perjuangan Ibu Ainun Habibie yang kerap membantu penderita kebutaan akibat penyakit mata, terutama mereka dari keluarga kurang mampu.

Melalui perkumpulan dan berbagai inisiatif di bidang kesehatan mata, Ainun Habibie memberikan kontribusi besar dalam membantu masyarakat agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan mata yang berkualitas.

“Untuk mengenang perjuangan Ibu Ainun, kami semakin ingin memberikan yang terbaik untuk kesehatan masyarakat, diantaranya dengan mendonasikan alat ini ke Klinik mata yang didirikan oleh Ibu Ainun,” tuturnya.

Director Bussiness Development APAC, Optain Australia, Babak Asgari menjelaskan, prevalensi diabetes dan penyakit jantung relatif tinggi dan meningkat sehingga kebutuhan akan skrining dini sangat besar.

Namun masyarakat dan pemerintah sepertinya sudah mulai sadar akan pentingnya menjaga kesehatan secara preventif, seperti mendeteksi dini penyakit kronis.

Baca Juga: San Gimignano, Destinasi Kafe dan Tempat Bernsantap yang Menarik dengan Suasana Ala Italia

OPTAIN berharap alat ini dapat masuk ke dalam strategi kesehatan nasional, juga bisa mengurangi beban ekonomi akibat komplikasi penyakit yang terdeteksi terlambat.

OPTAIN, memiliki misi agar layanan kesehatan dengan teknologi mutakhir seperti ini dapat diakses dengan mudah oleh semua orang.

“Kami sangat antusias dapat bekerja sama dengan PT Ilthabi Rekatama yang punya kepedulian besar terhadap isu kesehatan. Lewat kemitraan ini, kami bisa menghadirkan teknologi berbasis AI langsung ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan," terangnya.

Bagi mereka, ini bukan hanya sebuah proyek, tapi sebuah kehormatan karena dapat membantu lebih banyak orang mendeteksi penyakit sejak dini.

Harapannya, teknologi ini bisa diakses dengan mudah oleh semua kalangan, sehingga pencegahan penyakit dapat dilakukan lebih cepat.

"Dan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas sistem pelayanan kesehatan di Indonesia,” tutur Babak.

Sekilas Mengenai OPTAIN

OPTAIN adalah perusahaan teknologi kesehatan (healthtech) yang fokus pada penggunaan AI dan pencitraan retina (fundus imaging) untuk skrining penyakit mata dan penyakit sistemik (seluruh tubuh), seperti diabetic retinopathy, glaukoma, age-related macular degeneration (AMD), dan juga risiko penyakit jantung atau kardiovaskular.(**)

Editor : Alpin.
#klinik mata #ainun habibie #kesehatan mata